BNPB Gencarkan Operasi Water Bombing di Enam Provinsi

Pengerahan sejumlah helikopter akan menyasar titik kebakaran (fire spot) maupun area yang rawan terjadi kebakaran.

Diterbitkan 18 September 2026, 13:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Operasi udara untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui metode water bombing kembali direncanakan di sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan pada Jumat, 18 September 2026.

Berdasarkan laporan rencana operasi udara BNPB, pengerahan sejumlah helikopter akan menyasar titik kebakaran (fire spot) maupun area yang rawan terjadi kebakaran. Pelaksanaan operasi tetap menyesuaikan kondisi jarak pandang visibility di lapangan.

Operasi di Kalimantan Barat

Di Kalimantan Barat, operasi udara direncanakan berlangsung di sejumlah wilayah Kabupaten Ketapang, Kayong Utara, Kubu Raya, Melawi, dan Sintang.

Helikopter Sikorsky EH-60A dengan registrasi N61AA direncanakan melakukan water bombing di Desa Pematang Gadung, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang.

Di wilayah yang sama, helikopter SUPER PUMA H225 registrasi VH-HGM diarahkan ke Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara.

Sementara di Kabupaten Kayong Utara, terdapat tiga titik yang menjadi sasaran rencana operasi. Helikopter SIKORSKY UH-60L registrasi VH-L6T direncanakan melakukan penyiraman udara di Desa Sejahtera, Kecamatan Sukadana.

Helikopter MI-172 registrasi VN-8424 diarahkan ke Desa Satai Lestari, Kecamatan Pulau Maya Karimata. Sedangkan helikopter MI-17-1V registrasi VN-8416 direncanakan beroperasi di kawasan Taman Nasional Gunung Palung, Kecamatan Simpang Hilir.

Operasi juga direncanakan menggunakan helikopter NAS-332 Super Puma registrasi H-3217 di Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya.

Dua titik lainnya berada di Kabupaten Melawi dan Sintang. Masing-masing di Desa Sepan Tonak, Kecamatan Nanga Belimbing, yang dilayani Bell 412 EPI HA-5231, serta Desa Rawa Mambok, Kecamatan Sintang, yang menjadi rencana operasi Bell 412 EPI HA-5228.

Operasi di Kalteng, Kalsel hingga Sulsel

Bergerak ke Kalimantan Tengah, dua area di Kabupaten Pulang Pisau masuk dalam rencana operasi udara.

Helikopter Puma N-814AR dijadwalkan melakukan water bombing di Kecamatan Kahayan Kuala. Sementara helikopter Kamov 32A registrasi UR-CSM direncanakan beroperasi di Kecamatan Sebangau Kuala.

Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, disiapkan sebagai lokasi alternatif untuk operasi helikopter tersebut.

Di Kalimantan Selatan, operasi udara direncanakan berfokus di sekitar Bandara Syamsudin Noor. Helikopter N137WZ diarahkan ke titik fire spot (FS) di ring 1 bandara.

Helikopter N261BE juga direncanakan menyasar titik FS di sekitar Rumah Sakit Samli, yang masih berada di ring 1 bandara, pada koordinat 3°23’16”S, 114°43’27”E.

Sementara itu, helikopter RA22834 berstatus siaga dan menunggu informasi titik FS dari hasil patroli tim darat serta helikopter patroli pagi.

Di Riau, empat helikopter direncanakan melakukan operasi udara di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu dan Kampar.

Sikorsky S-61A N5193Y diarahkan menyusuri rute Rengat Selatan (Rsn)–Batang Cenaku di Indragiri Hulu.

Helikopter Sikorsky UH-60L N4875A dan MI-8AMT RA-22729 sama-sama direncanakan beroperasi di rute Rsn–Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu.

Sementara Mi-8T SBM1 registrasi RDPL-34194 diarahkan ke rute Rsn–Sungai Serai, Kampar Kiri, Kabupaten Kampar.

Sementara di Sumatera Selatan, sedikitnya lima titik masuk dalam rencana water bombing. Helikopter VH-UHG diarahkan ke Pangkalan Lampam, Ogan Komering Ilir (OKI), pada Sektor 1, dengan koordinat 03°14'58"S 105°05'14"E.

Helikopter RA 22747 direncanakan menyasar Sungai Menang, OKI, Sektor 1, pada koordinat 03°43'42"S 105°26'36"E.

Masih di provinsi yang sama, helikopter N360 UH direncanakan melakukan water bombing di Rantau Bayur, Banyuasin, Sektor 3, pada koordinat 03°4'23"S 104°27'15"E.

Helikopter RA-22279 diarahkan ke Gelumbang, Muara Enim, Sektor 3, pada koordinat 03°7'43"S 104°25'02"E.

Adapun helikopter VH-BHL direncanakan beroperasi di Tulung Selapan, OKI, Sektor 1, pada koordinat 03°8'21"S 105°21'11"E.

 

Operasi Udara di Jambi

Di Jambi, operasi udara direncanakan menyasar kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, serta wilayah Sadu, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Kedua lokasi tersebut menjadi rencana operasi helikopter Mi-17 1V registrasi VN 8414.

Selain itu, helikopter Sikorsky UH60A N-274TH direncanakan melakukan water bombing di Teluk Dawan, Kecamatan Muaro Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Secara keseluruhan, laporan BNPB mencatat rencana pengerahan sejumlah helikopter untuk operasi udara di enam provinsi, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Sumatera Selatan, dan Jambi.

Sasaran operasi tersebar mulai dari kawasan hutan dan lahan, desa, hingga titik fire spot di sekitar fasilitas strategis.

BNPB menegaskan pelaksanaan operasi udara tersebut tetap bergantung pada kondisi lapangan, khususnya jarak pandang (visibility).

Dengan demikian, titik dan rute yang tercantum dalam laporan merupakan rencana operasi pada 18 September 2026. Pelaksanaannya dapat menyesuaikan perkembangan kebakaran serta kondisi penerbangan di masing-masing wilayah.