Pemadaman Listrik Tak Ganggu Perjalanan Kereta Api di Sumut

PT KAI memastikan seluruh perjalanan kereta api (KA) di wilayah Sumut tetap berjalan aman, normal, dan tepat waktu.

Diterbitkan 23 Mei 2026, 13:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemadaman listrik massal yang melanda hampir seluruh wilayah Sumatera Utara sejak Jumat malam (22/5/2026), dipastikan tidak mengganggu perjalanan kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara memastikan seluruh perjalanan kereta api (KA) di wilayahnya tetap berjalan aman, normal, dan tepat waktu.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menegaskan bahwa gangguan pemadaman listrik dari pihak penyedia energi sama sekali tidak memengaruhi grafik perjalanan KA, baik untuk jadwal keberangkatan maupun kedatangan penumpang.

"Meski terjadi pemadaman, operasional KA di Sumatera Utara tetap aman. Untuk keberangkatan dan kedatangan KA pasca-pemadaman Jumat pukul 18.44 WIB hingga Sabtu (23/5) pukul 07.30 WIB, semua perjalanan KA tepat sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan," ujar Anwar, Sabtu (23/5/2026).

Anwar menambahkan, seluruh pelayanan penumpang di sejumlah stasiun utama, seperti Stasiun Medan, Stasiun Tanjungbalai, Stasiun Siantar, dan Stasiun Rantauprapat, tetap terakomodasi dengan baik tanpa mengalami keterlambatan.

Sebagai langkah antisipasi, KAI Divre I Sumut langsung menyiagakan sistem pembangkit listrik cadangan (genset). Fasilitas ini krusial untuk menyuplai energi alat komunikasi, sistem persinyalan, hingga fasilitas pelayanan langsung kepada pelanggan di area stasiun.

Namun, Anwar tidak menampik adanya jeda waktu singkat saat peralihan arus listrik utama ke genset.

"Pada saat terjadi pemadaman, pembangkit memerlukan waktu beberapa saat untuk menyala dan mengalirkan listrik demi kebutuhan penerangan maupun penyejuk ruangan. KAI Divre I Sumatera Utara menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan yang sempat mengalami ketidaknyamanan saat proses peralihan sumber energi tersebut," tambahnya.

Menariknya, keandalan sistem kelistrikan KAI di wilayah ini juga ditopang oleh inovasi energi terbarukan. Khusus di Stasiun Medan, KAI telah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Panel surya ini aktif menghasilkan energi untuk operasional siang hari, sekaligus mengisi daya baterai cadangan yang otomatis dapat disalurkan saat terjadi gangguan listrik di malam hari.

 

Aliran Listrik Berangsur Normal

Hingga Sabtu (23/5/2026) pukul 08.00 WIB, aliran listrik di beberapa stasiun dilaporkan telah kembali normal, meski sebagian stasiun lainnya masih mengalami pemadaman.

KAI Divre I Sumut berkomitmen penuh bahwa situasi dinamis ini tidak akan mengurangi kualitas pelayanan ataupun mengorbankan keselamatan perjalanan.

"Bagi masyarakat Sumatera Utara yang telah merencanakan perjalanan dengan kereta api hari ini, tidak perlu khawatir. Kami memastikan seluruh armada tetap beroperasi secara normal dengan komitmen keselamatan yang maksimal," pungkas Anwar.