Ultimatum Kapolda Lampung usai Polisi Tewas Ditembak Komplotan Curanmor

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengeluarkan ultimatum pada komplotan curanmor yang menembak mati seorang anggota polisi di Bandar Lampung.

Diterbitkan 09 Mei 2026, 15:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengeluarkan ultimatum keras kepada komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) yang menembak mati seorang anggota polisi di Bandar Lampung, Provinsi Lampung.

Korban merupakan anggota Direktorat Intelkam Polda Lampung yang ditembak di bagian kepala saat memergoki aksi pencurian sepeda motor di kawasan Kedaton, Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026) pagi.

Helfi menjelaskan, peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB ketika Brigpol Arya Supena sedang menjalankan tugas piket dan hendak mengantarkan laporan kepada pimpinan.

"Pagi tadi anggota saya menjadi korban penembakan pelaku curanmor. Saat itu anggota sedang piket di Direktorat Intelkam," kata Helfi Assegaf kepada wartawan di RS Bhayangkara, Sabtu (9/5/2026).

Dalam perjalanan, korban sempat singgah di sebuah toko di wilayah Kedaton. Di lokasi itulah korban memergoki aksi pencurian kendaraan bermotor yang diduga dilakukan dua orang pelaku.

Korban kemudian menegur para pelaku. Namun situasi berubah mencekam ketika terjadi perkelahian antara korban dan komplotan curanmor tersebut.

"Mereka berbalik, sempat berantem sama anggota, kemudian anggota langsung ditembak di bagian kanan kepala tembus ke bagian kiri," ucap Helfi.

 

Masih Dalami Proyektil

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf memastikan korban mengalami luka tembak di bagian kepala sebelah kanan. Polisi juga masih mendalami jenis proyektil peluru yang bersarang di tubuh korban.

"Luka tembak satu. Proyektilnya masih di dalam, masih didalami," kata dia.

Saat ini, lanjut Helfi, jajaran Polda Lampung masih melakukan pengejaran intensif terhadap para pelaku yang diduga merupakan bagian dari kelompok curanmor bersenjata api.

Helfi menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan jalanan di Lampung, terutama komplotan begal dan curanmor yang meresahkan masyarakat.

"Kita terus lakukan penyelidikan dan pengungkapan pelaku curanmor maupun begal. Dan kita akan tindak tegas," terang dia.

Ia juga mengungkapkan polisi telah mengantongi target kelompok-kelompok pelaku yang kini tengah diburu aparat.

"Target pasti ada, tapi tentu saja tidak boleh disebutkan. Yang jelas ada beberapa kelompok yang terus kami lakukan pengembangan dan penegakan hukum,”"tandas Helfi.