Indonesia Bangun AI Factory Terbesar di Asia Tenggara Mulai 2027

AI Factory adalah infrastruktur komputasi berskala besar yang dirancang khusus untuk mengembangkan layanan AI.

Diterbitkan 11 Agustus 2026, 16:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia akan membangun AI Factory berkapasitas hingga 1 gigawatt (GW) yang diproyeksikan menjadi infrastruktur komputasi kecerdasan artifisial (AI) terbesar di Asia Tenggara.

AI Factory adalah infrastruktur komputasi berskala besar yang dirancang khusus untuk mengembangkan dan menjalankan layanan kecerdasan artifisial (AI). Pembangunan tahap awal ditargetkan dimulai pada paruh pertama 2027 di Batang, Jawa Tengah, dengan kapasitas sekitar 200 megawatt (MW).

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan kehadiran infrastruktur tersebut akan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pengembangan AI di kawasan sekaligus menarik investasi teknologi bernilai tinggi.

“Investasi ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan dunia terhadap masa depan ekonomi digital Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi teknologi bernilai tinggi,” kata Meutya di Jakarta seperti dilansir Antara, Selasa (11/8/2026).

AI Factory tersebut merupakan bagian dari Zankore by Indosat, hasil kolaborasi Indosat Ooredoo Hutchison, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA. Kapasitasnya ditargetkan terus dikembangkan hingga mencapai 1 GW dalam tiga tahun.

Menurut Meutya, infrastruktur tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat data, tetapi menjadi bagian dari ekosistem AI yang mencakup kapasitas komputasi, layanan AI, hingga pengembangan model bahasa.

Selain membangun infrastruktur komputasi, Zankore akan mengembangkan Sahabat-AI, model bahasa besar (Large Language Model/LLM) sumber terbuka Indonesia dengan 70 miliar parameter. Model tersebut mendukung Bahasa Indonesia serta sejumlah bahasa daerah, termasuk Jawa, Sunda, Bali, dan Batak.

Platform tersebut juga akan menyediakan layanan Token-as-a-Service agar masyarakat, pelaku usaha, kementerian dan lembaga, serta pengembang aplikasi dapat mengakses komputasi AI dengan biaya lebih terjangkau.

“Kehadiran AI Factory ini akan memperkuat posisi Indonesia sebagai AI Hub regional karena mampu melayani kebutuhan nasional sekaligus kawasan,” ujar Meutya.

 

Manufaktur GPU Pertama

Selain AI Factory, pemerintah juga tengah mendorong pembangunan fasilitas manufaktur GPU pertama di Indonesia di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Fasilitas tersebut ditargetkan diresmikan pada Desember 2026 dan diharapkan memperkuat rantai pasok industri AI nasional.

Meutya menilai Indonesia memiliki modal untuk menjadi pusat AI regional, mulai dari infrastruktur dan sumber energi hingga pasar domestik yang besar dengan lebih dari 280 juta penduduk.

“Ketika infrastruktur, pasar, talenta, dan kebijakan berjalan beriringan, Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk menjadi salah satu pusat pengembangan AI di kawasan,” katanya.