Liputan6.com, Jakarta - Polisi menetapkan Muh Reza Selang alias RS sebagai tersangka dalam kasus pendakian maut Gunung Dukono, Halmahera Utara, yang menewaskan tiga pendaki saat erupsi. Hal itu diumumkan usai keluarnya hasil gelar perkara.
"Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan dan hasil gelar perkara didukung oleh keterangan ahli pidana, saudara RS telah di tetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu, Kamis (21/5/2026).
Menurut dia, RS tetap membuka open trip pendakian meski surat edaran Pemkab Halmahera Utara sejak 17 April 2026 sudah menyatakan penutupan total seluruh aktivitas di Gunung Dukono, termasuk pendakian.
Advertisement
RS juga disebut mengetahui status gunung berada di Level II atau Waspada. Namun, pendakian tetap dilakukan tanpa koordinasi dengan pos pantau berisi petugas PVMBG.
Kena Pasal Kelalaian
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5672776/original/078234600_1778494553-WhatsApp_Image_2026-05-10_at_15.21.11.jpeg)
Dalam kasus ini, RS dijerat Pasal 474 ayat 3 KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman lima tahun penjara atau denda Kategori V Rp 500 juta.
Polisi turut menyita barang bukti, mulai dari telepon genggam yang rusak, tas gunung, tongkat pendaki, hingga tas perlengkapan drone merek DJI tanpa kamera.
Sebelumnya, Polres Halmahera Utara mendalami dugaan kelalaian porter dan pemandu pendakian terkait insiden erupsi Gunung Dukono yang menewaskan warga negara asing (WNA) Singapura. Penyelidikan juga mengarah pada pelanggaran larangan pendakian karena kawasan tersebut berada dalam status Level II Waspada.
Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman dan tidak menutup kemungkinan adanya unsur pidana jika terbukti ada kelalaian yang menyebabkan korban jiwa.
Advertisement
Laporan Basarnas Ternate
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5628082/original/001871500_1778224272-3.jpg)
Berdasarkan laporan Basarnas Ternate, total 20 pendaki terdampak erupsi Gunung Dukono, terdiri atas sembilan WNA Singapura dan 11 WNI. Dari jumlah tersebut, dua WNA Singapura dilaporkan meninggal dunia, sementara satu WNA lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
“Jika terbukti melanggar, oknum porter dan pemandu dapat dijerat Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kematian dengan ancaman lima tahun penjara,” kata Erlichson, dilansir Antara.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate Iwan Ramdani menyebut, tujuh WNA Singapura berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Adapun korban yang masih dalam pencarian yakni Heng Wen Qiang Timothy (30) dan Shahin Muhrez bin Abdul Hamid (27), serta satu WNI bernama Enjel.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344257/original/055252700_1757482470-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_11.23.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287416/original/074940600_1783225116-cek_fakta_sandiaga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5580034/original/026197700_1778124608-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-05-07T102932.008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5627524/original/051267800_1778223165-pendaki_terjebak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1412025/original/093491300_1479719891-Singapura.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287948/original/075704800_1783254081-AP26185782516118.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287278/original/006462200_1783206952-pra7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257144/original/052940400_1781226984-javier-aguirre.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5245839/original/084355000_1749414399-lamine_yamal_bernardo_silva_portugal_spanyol_UNL_090625_ap_michael_probst.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264240/original/068596200_1782101163-tunisia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287279/original/022281700_1783206952-pra8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261544/original/016069100_1781743382-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257143/original/047056400_1781226984-mexico-city-stadium.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1858099/original/047551300_1517555193-Aksi-Pesawat-Singapura-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2912113/original/041067100_1568608922-000_1KA7JD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8730012/original/040623900_1782817431-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_17.55.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710821/original/067153100_1782791126-masa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715140/original/006473400_1782798884-1001413325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2936401/original/010711100_1570765771-unnamed__18_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5510647/original/041616400_1771834228-1000242858.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5078641/original/019511300_1736136192-000_1Q9269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5480096/original/011062200_1769038444-warong_nasi_pariaman.jpg)