Pramono Lantik 884 Pejabat, Tak Mau Ada Jabatan Kosong di Pemprov DKI

Pramono menegaskan dirinya tidak ingin ada jabatan kosong ataupun diisi pelaksana tugas (Plt) di birokrasi Pemprov DKI.

Diterbitkan 20 Mei 2026, 21:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik 884 pejabat administrator, pengawas, ketua kelompok, ketua subkelompok, hingga kepala puskesmas di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Pramono menegaskan dirinya tidak ingin ada jabatan kosong ataupun diisi pelaksana tugas (Plt) di birokrasi Pemprov DKI.

“884 (pejabat) ini sebagian besar memang mutasi dan promosi,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta.

Menurut Pramono, organisasi pemerintahan akan berjalan lebih sehat apabila seluruh posisi diisi aparatur yang sesuai kapasitas, kemampuan, dan profesionalitasnya.

“Saya meyakini organisasi itu akan baik dan sehat kalau kemudian semua jabatan terisi sesuai dengan kapasitas, kemampuan, profesionalitas dari masing-masing orang yang ditempatkan,” jelas dia.

 

Meritokrasi

Pramono juga menegaskan pengisian jabatan di era kepemimpinannya juga dilakukan secara meritokrasi. Ia mengaku memiliki pengalaman panjang sebagai sekretaris tim penilai akhir sehingga memahami pentingnya penempatan pejabat berbasis kompetensi.

“Dalam era yang saya pimpin, karena saya lama sekali sebagai sekretaris tim penilai akhir, betul-betul merit system itu saya jalankan,” ucapnya.

Pramono menilai proses pengisian jabatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta sejauh ini berjalan kondusif dan relatif minim gejolak.

“Kalau teman-teman perhatikan, pengisian jabatan di Pemerintah DKI Jakarta relatif berjalan dengan tenang, nyaman, dan ya pasti ada sesuatu, tidak semuanya puas, tetapi relatif seperti pada hari ini, pengisian 884 jabatan berjalan dengan sangat baik,” kata Pramono.