Prabowo Puji Lagu Yalal Wathon: Ini Lebih dari Kopassus

Di penutupan Munas-Konbes NU, Prabowo mengenang bertetangga dengan keluarga Gus Dur dan menyebut NU agamis, nasionalis, serta patriotik.

Diterbitkan 23 Juni 2026, 17:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Di penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Munas-Konbes NU) pada Selasa (23/6/2026), Presiden Prabowo Subianto menyinggung kedekatannya dengan keluarga besar NU sejak masa kecil.

Ia mengenang masa ketika tinggal bertetangga dengan keluarga Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Jakarta.

Dalam sambutannya, Prabowo juga menilai NU sebagai organisasi keagamaan yang memadukan nilai religius dan kebangsaan. Ia menyebut karakter nasionalis dan patriotik sebagai bagian dari jati diri NU.

Prabowo mengawali dengan cerita kedekatan personalnya dengan lingkungan NU sejak kecil. Ia menegaskan kenangan bertetangga dengan keluarga Gus Dur menjadi bagian dari pengenalannya pada organisasi tersebut.

"Memang saya kenal keluarga besar Nahdlatul Ulama dari sejak kecil karena dulu saya tetangganya keluarga Gus Dur di Jakarta," kata Prabowo saat menghadiri penutupan Munas-Konbes NU.

Ia menambahkan rasa kedekatan itu membuatnya merasa diterima.

"Memang saya merasa selalu nyaman di tengah-tengah keluarga besar Nahdlatul Ulama. Nyaman dan aman, merasa aman. Sambutan yang demikian besar kepada saya," ujarnya.

Prabowo juga menyebut latar keluarganya yang berkaitan dengan NU.

"Dan eyang saya, yang putri saya, memang dari NU," sambung Prabowo.

Pada kesempatan yang sama, ia menilai identitas NU tidak berhenti pada sisi keagamaan.

"Jadi agamis tapi nasionalis dan patriotik" ucap Prabowo.

Prabowo turut memuji lagu NU berjudul 'Yalal Wathon' yang dinilainya memuat semangat cinta Tanah Air, sambil mengepalkan tangan.

"Ini luar biasa ini, saya... ini belum ada Kopassus, NU sudah lebih dari Kopassus. Sekarang apa itu TNI... kan ada itu kalau foto 'Salam Komando!'... NU sudah dulu, sebelum merdeka sudah Salam Komando itu," pungkas Prabowo.

Kedatangan di Bangkalan dan Deretan Tokoh Hadir

Acara penutupan digelar di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Prabowo tiba pukul 13.45 WIB setelah sebelumnya meresmikan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer di Sampang, Jawa Timur.

Ia tampak mengenakan baju safari coklat muda serta peci hitam. Setibanya di lokasi, Prabowo disambut Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, dan Sekjen PBNU sekaligus Menteri Sosial Saifullah Yusuf, bersama ratusan warga NU.

Hadir pula Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU sekaligus Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, serta Ketua Umum PP Muslimat NU sekaligus Menteri Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifatul Choiri Fauzi.

Sejumlah pejabat lainnya tampak mengikuti acara, antara lain Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, hingga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Munas-Konbes NU 2026 dihadiri lebih dari 1.000 undangan yang terdiri atas para kiai sepuh, pengasuh pesantren, jajaran PBNU, pengurus PWNU Jawa Timur, hingga seluruh PCNU se-Jawa Timur.