Liputan6.com, Jakarta - Empat orang terlapor dalam kasus dugaan intimidasi terhadap mendiang dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni (dr. Icha) akhirnya memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda Nusa Tenggara Timur, Selasa (14/7/2026).
‎Keempat terlapor terdiri dari tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara dan seorang dokter hewan ASN pada Dinas Peternakan Kabupaten TTU. Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut atas laporan yang sebelumnya diajukan keluarga mendiang dr. Icha.
‎Anggota DPRD Kabupaten TTU, Veronika Lake, tiba lebih dahulu di Mapolda NTT dan masuk melalui pintu belakang gedung didampingi suaminya. Sementara dua anggota DPRD lainnya bersama dokter hewan ASN tiba setelahnya didampingi tim kuasa hukum.
Advertisement
‎Saat tiba di Mapolda NTT, para terlapor tidak memberikan keterangan kepada awak media dan langsung memasuki ruang pemeriksaan.
‎Hingga kini, proses pemeriksaan oleh penyidik Ditres PPA dan PPO Polda NTT masih berlangsung.
Â
Menanti Gelar Perkara
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296802/original/074558200_1784026482-144212.jpg)
Dirkrimum Polda NTT Kombes Pol Sigit Haryono, mengatakan pemeriksaan itu sebagai tindak lanjut laporan dugaan intimidasi atau ancaman yang dialami dr Icha.
"Salah satunya adalah melakukan permintaan keterangan terhadap 3 oknum anggota DPRD dan 1 ASN. Materinya tentang apa yang diketahui terhadap dugaan peristiwa tersebut," ujarnya.
Saat ini, Tim Joint Investigation Polda NTT tengah melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan berbagai pihak, mengamankan barang bukti dan berkoordinasi dengan ahli dari berbagai disiplin ilmu.
"Gelar perkara dilakukan setelah penyelidik menyelesaian pengumpulan bahan keterangan dan mengamankan barang bukti serta pendapat para ahli. Saya kira dalam waktu dekat kita akan gelarkan," jelasnya.
Polda NTT akan melakukan proses penanganan perkara secara transparan berkeadilan dan berkemanusiaan.
Â
Advertisement
Berharap Pemeriksaan Objektif
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296803/original/084763000_1784026482-144204.jpg)
Sementara itu kuasa hukum keluarga almarhumah dr. Icha Pakaenoni, Victor Emanuel Manbait, berharap proses pemeriksaan terhadap tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan seorang aparatur sipil negara (ASN) oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTT berlangsung secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum.
"Kami berharap pemeriksaan hari ini berjalan dengan lancar, profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami percaya penyidik akan bekerja secara adil dalam mengungkap fakta yang sebenarnya," kata Victor.
Victor mengatakan keluarga menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada penyidik dan berharap seluruh fakta dapat diungkap secara terang benderang melalui mekanisme hukum yang berlaku.
Ia juga mengimbau seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan tidak melakukan tindakan yang dapat memengaruhi jalannya penyidikan.
"Kami berharap semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. Harapan kami, kebenaran dapat terungkap dan keadilan ditegakkan bagi semua pihak," ujarnya.
Atas nama keluarga almarhumah dr. Icha Pakaenoni, Victor turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan dan masyarakat yang selama ini memberikan dukungan moral serta terus mengawal proses penegakan hukum.
"Terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan dan masyarakat yang terus memberikan dukungan bagi penegakan hukum dan keadilan," tutupnya.*
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296369/original/030425400_1784012720-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T140419.763.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296716/original/039483300_1784021857-cek_fakta_-_gibran_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296274/original/073062000_1784009598-cek_fakta_-_pendamping_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296804/original/006950100_1784026483-144264.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296658/original/081223500_1784019662-000_B9YV49G.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292116/original/017292800_1783585765-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294053/original/082906500_1783778628-Jayden_Adams.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296024/original/097611600_1784000800-000_B9FB274.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294052/original/078184700_1783778533-adams_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293767/original/045633200_1783749356-Alexander_Sorloth.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260364/original/000638100_1781588460-spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710891/original/090798400_1782791218-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.25__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776165/original/067157000_1782861161-mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625483/original/070181900_1782619556-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287417/original/010251700_1783225310-79756.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9112929/original/067656800_1783064595-90450.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4567248/original/081479900_1694082723-WhatsApp_Image_2023-09-07_at_17.07.25__1_.jpeg)