Liputan6.com, Jakarta - Sekelompok geng motor bersenjata tajam menyerang tiga pelajar yang sedang berkumpul di Kampung Pamuruyan RT 04/01, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi pada Kamis malam, 11 Juni 2026
Akibat serangan brutal yang terjadi secara tiba-tiba sekitar pukul 21.10 WIB tersebut, ketiga korban mengalami luka parah hingga bersimbah darah.
Peristiwa itu terjadi saat para korban sedang menunggu rekan mereka untuk pergi merayakan acara ulang tahun.
Advertisement
"Waktu itu korban sedang menunggu teman mereka juga. Tiba-tiba lewat satu motor yang dikendarai oleh terduga pelaku, dan mereka sempat berpapasan sambil memasang tatapan tajam," kata Kuasa hukum korban dari LBH Pro Ummat, Rangga Suria Danuningrat, Selasa (16/6/2026).
Setelah sempat beranjak pergi, tak berselang lama komplotan geng motor tersebut kembali ke lokasi dengan membawa senjata tajam jenis celurit. Mereka langsung melakukan penyerangan membabi buta.
Rangga menegaskan insiden ini murni penganiayaan berat, bukan tawuran. Meskipun para korban sempat mencoba menghindar dan menahan serangan dengan tangan kosong, kekejaman pelaku membuat mereka menderita luka kritis. Bahkan, salah satu korban harus langsung menjalani operasi darurat karena kerasnya hantaman senjata tajam.
Akibat penganiayaan tersebut, pergelangan tangan kanan salah satu korban yang bernama Fathar dilaporkan kritis dan nyaris putus. Sedangkan rekannya yang masih duduk di bangku kelas 2 SMK mengalami patah tulang serius.
Warga sekitar yang melihat kebrutalan geng motor tersebut langsung mengepung lokasi, dan berhasil mengamankan kedua terduga pelaku berinisial R dan AM, lalu menyerahkannya ke pihak berwajib.
“Antara korban dan pelaku dipastikan sama sekali tidak saling mengenal,” kata dia.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260687/original/083828600_1781621132-362879.jpg)
Diduga Salah Sasaran
Aksi pembacokan ini diduga kuat dipicu oleh salah sasaran akibat atribut pakaian. Saat kejadian, salah satu korban bernama Fathar (19) sedang mengenakan jaket almamater milik salah satu SMK di Cibadak, tempat ia menempuh pendidikan dulu selaku alumni.
Kedua pelaku diduga berasal dari sekolah yang berbeda, yaitu salah satu SMK di Kecamatan Cisaat. Kedua sekolah ini disinyalir memiliki riwayat perseteruan atau dendam lama yang belum terselesaikan.
"Kebetulan si Fathar ini memakai jaket SMK tersebut karena dia memang alumninya. Jadi ada dugaan kuat ini salah sasaran akibat sentimen atribut sekolah," jelas Rangga.
Saat ini, Polres Sukabumi bergerak cepat memburu anggota komplotan pelaku lain yang sempat melarikan diri.
Sementara dua pelaku yang telah diamankan kini diserahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi karena statusnya yang masih di bawah umur.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297860/original/099954200_1784109220-cek_fakta_-_purbaya_kuis_tebak_nama_kota.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380981/original/046199200_1760441878-klaim_link_magang_kemnaker.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299864/original/085658400_1784277079-pupuk_subsidi_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260686/original/072250500_1781621132-362878.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1373282/original/024149200_1476385389-Sukabumi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295935/original/031909000_1783995386-063_2285696199.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4256899/original/040579900_1670717208-Inggris_vs_Prancis_di_Laga_Perempat_Final_Piala_Dunia_2022-AP__11_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4205869/original/033832800_1666872124-000_32G277K.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260364/original/000638100_1781588460-spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4682019/original/069510400_1702289989-20231211-Javier_Milei-AFP_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298217/original/010036300_1784154923-Argentina_s_Lautaro_Martinez_england.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297036/original/087342800_1784067028-fran2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299157/original/011157800_1784196356-prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299934/original/041038100_1784279853-cincin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298567/original/084606300_1784174337-000_C2B89X9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299310/original/079694000_1784210676-395507.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299252/original/061529900_1784204163-394109.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299251/original/053706200_1784204163-391842.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299188/original/002821500_1784198469-395410.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299189/original/001000700_1784198469-395406.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295809/original/076339600_1783948567-391842.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298221/original/083784600_1784155247-394245.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298216/original/006074100_1784154901-393836.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298153/original/034579800_1784128918-394317.jpg)