Liputan6.com, Jakarta - Kabid Humas Polda Jawa Tengah (Jateng) Kombes Pol Artanto mengatakan, pihaknya masih belum dapat mengungkap penyebab kematian satu keluarga saat kemping di kawasan wisata Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Menurut dia, hal ini karena masih menunggu hasil autopsi Alvino Evan Hakim alias AEH (16), di mana tim forensik mengambil sampel organ tubuh korban termuda untuk dilakukan pemeriksaan toksikologi forensik.
"Dari hasil pemeriksaan itu nantinya akan diketahui apakah terdapat zat beracun atau unsur lain di dalam tubuh korban. Proses ini membutuhkan waktu kurang lebih dua minggu agar hasilnya maksimal," kata Artanto, Selasa (2/6/2026).
Advertisement
Terkait hasil pemeriksaan membutuhkan waktu hingga dua pekan, Artanto menjelaskan bahwa proses laboratorium toksikologi forensik tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat.
"Itu tidak bisa satu atau dua hari untuk pemeriksaan laboratorium toksikologi forensik," jelas dia.
Alasan Polisi Hanya Autopsi Satu Korban Kemping Maut di Temanggung
Polisi mengungkap alasan hanya mengautopsi satu korban dalam kasus tewasnya sekeluarga saat kemping di kawasan wisata Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Korban yang diautopsi adalah Alvino Evan Hakim alias AEH (16).
"Korban AEH dipilih (diautopsi), karena dianggap paling sehat dan merupakan seorang atlet,” tutur Kasat Reskrim Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Deputra pada Jumat (29/5/2026).
Autopsi terhadap AEH dilakukan setelah polisi mendapat persetujuan dari pihak keluarga. Sementara tiga korban lainnya tidak diautopsi dan langsung dimakamkan bersama AEH di halaman rumah keluarga di Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Kamis (28/5/2026) sore.
Hingga kini, teka-teki penyebab kematian empat anggota keluarga tersebut masih dalam penyelidikan. Polisi menduga ada dua kemungkinan penyebab kematian, yakni keracunan makanan atau keracunan gas hasil pembakaran barbeque di dalam area glamping.
Empat korban meninggal masing-masing Muhammad Ali Munawar (52), Maghfirah (43), Alvino Evan Hakim (16), dan Bagas Amar Hakiki (21). Mereka ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping di kawasan wisata Kledung, Temanggung.
Reporter: Danny Adriadhi Utama/Merdeka.com
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297860/original/099954200_1784109220-cek_fakta_-_purbaya_kuis_tebak_nama_kota.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380981/original/046199200_1760441878-klaim_link_magang_kemnaker.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299864/original/085658400_1784277079-pupuk_subsidi_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299546/original/056513500_1784263210-Screenshot_2026-07-17_111351.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7257321/original/002199400_1780043543-IMG-20260529-WA0053_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260364/original/000638100_1781588460-spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4682019/original/069510400_1702289989-20231211-Javier_Milei-AFP_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298217/original/010036300_1784154923-Argentina_s_Lautaro_Martinez_england.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297036/original/087342800_1784067028-fran2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299157/original/011157800_1784196356-prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299934/original/041038100_1784279853-cincin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298567/original/084606300_1784174337-000_C2B89X9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299908/original/050735200_1784278434-000_B8U93QE.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297102/original/031972000_1784078886-prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299466/original/011004700_1784258669-000_B8YD28N.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516473/original/017053500_1772306812-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260027/original/063802000_1781532925-Temanggung.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3051390/original/012967800_1581801961-WhatsApp_Image_2020-02-15_at_21.15.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7257321/original/002199400_1780043543-IMG-20260529-WA0053_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7283346/original/079877100_1780069289-newsCover_2026_5_29_1780064372162-dys6wk.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7180633/original/086155500_1779975702-WhatsApp_Image_2026-05-28_at_20.39.55.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7180634/original/046345700_1779975787-WhatsApp_Image_2026-05-28_at_20.39.55__1_.jpeg)