Pertamina Bantah Isu Transporter Mogok, Pastikan Distribusi BBM 24 Jam

Seluruh armada mobil tangki dipastikan tetap beroperasi optimal dengan dukungan penuh dari Fuel Terminal serta gerai SPBU yang bersiaga selama 24 jam penuh.

Diterbitkan 17 Juli 2026, 13:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) secara tegas membantah rumor yang beredar mengenai adanya armada transporter yang enggan menyalurkan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke SPBU akibat keterlambatan pembayaran. Pertamina memastikan operasional di lapangan berjalan normal, lancar, dan aman.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan, proses distribusi BBM di seluruh wilayah Sumatra Utara terus dimaksimalkan untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Seluruh armada mobil tangki dipastikan tetap beroperasi optimal dengan dukungan penuh dari Fuel Terminal serta gerai SPBU yang bersiaga selama 24 jam penuh.

Pertamina sekaligus mengklarifikasi hubungan kemitraan dengan seluruh pihak transporter terjaga dengan sangat baik dan profesional. Seluruh mekanisme administrasi finansial dan proses pembayaran hak mitra bisnis selalu diselesaikan tepat waktu sesuai regulasi yang berlaku. Sehingga sama sekali tidak ada kendala teknis yang menghambat distribusi energi.

"Distribusi BBM tetap berjalan secara optimal. Armada mobil tangki terus bergerak melakukan pengiriman ke SPBU sesuai skema penyaluran yang telah ditetapkan. Kami memastikan tidak ada penghentian distribusi akibat persoalan pembayaran kepada transporter sebagaimana diberitakan," tegas Fahrougi, Jumat (17/7/2026).

Langkah taktis terus dikebut guna mempercepat normalisasi penyaluran energi di lapangan. Pertamina menambah armada mobil tangki operasional, memperkuat kesiapan Awak Mobil Tangki (AMT), serta mempererat koordinasi lintas sektoral dengan seluruh pemangku kepentingan.

Masyarakat diimbau tetap tenang, bijak dalam membeli BBM, serta tidak mudah terprovokasi oleh pemberitaan yang tidak terverifikasi. Informasi resmi serta layanan pengaduan konsumen dapat diakses secara mudah melalui garda terdepan layanan Pertamina Customer Solution di nomor 135.

Antrean SPBU Sumut Mulai Terurai

Langkah cepat dan strategis yang dilancarkan PT Pertamina Patra Niaga bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, dan Hiswana Migas dalam mempercepat normalisasi distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara kini membuahkan hasil positif. Kepadatan dan antrean kendaraan di sejumlah SPBU dilaporkan telah berangsur urai dan kembali kondusif.

Guna memastikan pemulihan pelayanan berjalan optimal sesuai rencana, Komisaris Independen PT Pertamina Patra Niaga, Prabu Revolusi, melakukan peninjauan langsung (Management Walkthrough) ke wilayah operasional Regional Sumbagut.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Prabu memantau secara digital pergerakan tangki melalui Command Center sebagai pusat monitoring distribusi nasional, dilanjutkan dengan sidak langsung ke sejumlah titik SPBU di Kota Medan.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan serta visualisasi realtime CCTV Command Center, pasokan BBM terpantau aman dan pelayanan ke masyarakat berjalan efektif. Prabu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim lapangan dan mitra kerja yang telah berkolaborasi dalam menjaga ketahanan energi.

“Yang paling penting bagi kami adalah masyarakat kembali dapat memperoleh BBM dengan mudah dan nyaman. Hasil pemantauan hari ini menunjukkan kondisi di lapangan semakin baik. Kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci sehingga proses distribusi dapat kembali berjalan optimal,” ujar Prabu Revolusi.

 

Pasokan 24 Jam

Lebih lanjut, Prabu mengingatkan masyarakat agar tidak panik dan termakan oleh isu negatif. Pertamina mengidentifikasi adanya penyebaran potongan video lama yang sengaja disebarluaskan kembali oleh pihak tidak bertanggung jawab tanpa menyertakan konteks waktu saat ini, sehingga berpotensi menimbulkan kepanikan massal (panic buying).

Pertamina Patra Niaga menerapkan Pengoperasian Integrated Terminal Medan Group secara penuh selama 24 jam nonstop. Penambahan armada mobil tangki melalui mekanisme percepatan spot charter. Penguatan pasokan cadangan (suplai) yang disokong langsung dari Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, serta Integrated Terminal Lhokseumawe.

Saat ini seluruh lini operasional distribusi dari Integrated Terminal Medan Group telah berjalan dengan normal dan siap menjamin pemenuhan kebutuhan energi masyarakat secara berkelanjutan.