Aktivis Pati Dipukul hingga Wajah Berdarah Saat Beli Sate, Pemicunya Sepele

Korban mengalami luka di bagian wajah dan hidung.

Diterbitkan 08 Mei 2026, 22:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Pati- Mantan aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Ahmad Husen atau AH (30), diduga menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal saat membeli sate kambing. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian wajah dan hidung hingga mengeluarkan darah.

Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Kamis (7/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Korban saat itu sedang membeli sate kambing di depan rumah Bidan Triyani, Dukuh Soko.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketika korban hendak membayar, tiba-tiba seorang pria tak dikenal datang dan meminta AH membayarkan sate miliknya. Namun permintaan itu ditolak korban karena merasa tidak mengenal pelaku.

Diduga tersinggung, pria tersebut langsung melayangkan pukulan ke arah wajah korban yang dikenal dekat dengan mantan Bupati Pati Sudewo.

Tak hanya memukul, pelaku juga disebut beberapa kali menyikut kepala korban, mencekik leher, hingga menghantam bagian hidung korban sampai mengalami pendarahan hebat.

Dengan kondisi berdarah darah, korban pulang ke rumah dan memberitahu ibunya, SF (45), tentang penganiayaan yang dialaminya. Mengetahui kondisi anaknya mengalami luka dan hidung berdarah, saksi kemudian membawa korban berobat ke Puskesmas II Pucakwangi.

Polisi Cari Pelaku

Terpisah, Kapolresta Pati melalui Kapolsek Pucakwangi Suwarno, membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana penganiayaan tersebut. Menurut Suwarno, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku.

“Kami menerima laporan dugaan penganiayaan yang dialami korban berinisial AH usia 30 tahun. Pelaku masih dalam penyelidikan,” ujar AKP Suwarno.

Selain memeriksa keterangan ibu korban yakni SF, polisi juga telah meminta keterangan dari seorang penjual sate yang berada di lokasi kejadian. Namun identitas penjual sate tersebut belum diketahui oleh pelapor.

“Kami sudah memeriksa pelapor dan para saksi, kemudian mendatangi lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan Tim Resmob Polresta Pati untuk membantu proses penyelidikan,” kata AKP Suwarno.

Saat ini petugas masih melakukan pencarian terhadap pelaku berikut pendalaman terkait barang bukti dan kemungkinan adanya saksi tambahan di sekitar lokasi kejadian.