Dua Demo Siap Warnai HUT Polri, Ini Lokasinya

Salah satu aksi mengusung tema #MatinyaReformasiPolri.

Diterbitkan 01 Juli 2026, 09:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dua aksi unjuk rasa akan mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (1/7/2026). Aliansi BEM se-UI akan menggelar aksi di Mabes Polri, sedangkan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Kepolisian (RFP) berunjuk rasa di depan Polda Metro Jaya.

Aksi Aliansi BEM se-UI dijadwalkan akan memulai aksi pada pukul 13.00 WIB. Aksi ini mengusung tema #MatinyaReformasiPolri yang bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara.

Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (BEM FIA UI), Ahmad Aqil Rafiuddin, mengungkapkan lebih dari dua dekade setelah reformasi dan pemisahan Polri dari ABRI melalui Ketetapan MPR Nomor VI dan VII Tahun 2000, masih muncul berbagai persoalan yang menjadi sorotan publik.

Menurut Aqil, persoalan tersebut antara lain penggunaan kekuatan secara berlebihan, tindakan kekerasan dalam penanganan aksi demonstrasi, dugaan penyiksaan terhadap warga, kriminalisasi terhadap aktivis, hingga kasus yang berujung pada meninggalnya masyarakat sipil dalam proses penegakan hukum.

"Berbagai rentetan kasus kekerasan aparat Polri dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi bukti dalam memperlihatkan bahwa cita-cita reformasi Polri telah gagal dicapai,” kata Aqil dalam keterangannya, Rabu (1/7/2026).

Aqil juga menyoroti pengesahan Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia pada 9 Juni 2026.

Menurutnya, revisi tersebut tidak menjawab berbagai persoalan mendasar di tubuh Polri meski diklaim bertujuan memperkuat reformasi kelembagaan, profesionalisme, pengawasan, penugasan anggota di luar institusi, serta penataan karier dan usia pensiun.

Dia juga menilai proses pembahasan revisi UU Polri berlangsung cepat, minim partisipasi publik, dan kurang transparan sehingga menuai kritik.

"Berdasarkan kondisi tersebut, kami bermaksud melaksanakan aksi simbolik bertajuk #MatinyaReformasiPolri sebagai bentuk ekspresi kekecewaan dan ketidakpercayaan terhadap institusi Polri,” ujarnya.

Desak Batalkan Revisi UU Polri

Pada waktu yang sama, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Kepolisian (RFP) menggelar aksi di depan Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Aksi tersebut mengangkat tema “80 Tahun Polri, Gagal Reformasi.”

Koalisi itu menilai reformasi Polri mengalami kemunduran. Mereka mendesak Presiden dan DPR RI mengembalikan Polri pada mandat konstitusionalnya, membatalkan revisi UU Polri, serta menghentikan praktik rangkap jabatan dan politisasi institusi kepolisian.

Terpisah, Kepala Bagian Operasi Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Tribuana Roseno membenarkan pihaknya telah menerima pemberitahuan rencana unjuk rasa tersebut.

"Benar bahwa ada pemberitahuan akan ada demo. Dan kami dari Polres Jaksel akan memberikan pelayanan penyampaian pendapat di muka umum sebanyak 100 personel,” kata Tribuana kepada wartawan.