PSI Yakin Efek Ekor Jas Jokowi Berbalik dari PDIP di Pemilu 2029

PSI Yakin Efek Jokowi Berbalik 180 Derajat di Pemilu 2029, PDIP Disebut Tak Lagi Nikmati Coattail Effect

Diterbitkan 29 Juni 2026, 17:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meyakini efek ekor jas (coattail effect) Joko Widodo pada Pemilu 2029 akan berbalik mengalir ke mereka. Dukungan terbuka dari Presiden ke-7 RI tersebut optimistis mampu mendongkrak elektabilitas partai secara signifikan dibanding pemilu lalu.

Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, menilai hasil Pemilu 2024 tidak bisa menjadi tolok ukur. Menurutnya, kegagalan PSI menembus parlemen saat itu terjadi karena Jokowi belum menyatakan dukungannya secara terbuka kepada partai berlambang mawar tersebut.

"Pada 2024 Pak Jokowi belum pernah menyatakan dirinya bersama PSI. Jadi anggapan bahwa saat beliau masih menjabat presiden PSI tetap tidak lolos parlemen, menurut saya kurang tepat. Waktu itu masyarakat yang mencintai Pak Jokowi belum mengetahui beliau mendukung PSI," kata Bestari, Senin (29/6/2026).

Bestari menambahkan, pada Pemilu 2024, basis massa loyalis Jokowi masih cenderung melabuhkan suara mereka kepada PDI Perjuangan (PDIP).

"Efek ekor jas saat itu masih mengalir ke partai lamanya, PDIP," ujarnya.

 

Perubahan Arah Dukungan

Namun, Bestari menegaskan situasi politik saat ini sudah berubah total. Jokowi kini dinilai sudah terang-terangan memamerkan kedekatannya dengan PSI, termasuk saat menghadiri safari politik mengenakan baju dan topi atribut partai di Lampung.

"Beliau sudah menyampaikan akan mendukung penuh PSI dan bekerja keras untuk PSI. Saat datang ke Lampung beliau juga memakai topi dan baju berlambang PSI. Jadi tidak ada lagi keraguan masyarakat," tuturnya.

Melalui penegasan dukungan tersebut, Bestari meyakini peta elektoral para loyalis Jokowi akan bergeser secara masif pada pemilu mendatang. "Saya yakin efek ekor jas yang dulu mengalir ke partai lain akan berputar 180 derajat ke PSI pada Pemilu 2029," sebutnya.

Kendati demikian, mantan politisi NasDem ini mengingatkan agar mesin partai tidak hanya bertumpu pada ketokohan figur semata, melainkan pada soliditas organisasi hingga tingkat akar rumput.

"Apalah arti Pak Jokowi, Mas Kaesang, saya, bahkan ketua DPD, kalau mesin partai belum sempurna. Karena itu seluruh struktur partai harus bekerja keras agar PSI meraih hasil yang membanggakan pada Pemilu 2029," pungkas Bestari.

Â