Kronologi Ledakan Tabung Gas di Jakarta Barat, 7 Orang Luka-Luka

Ledakan di rumah warga Jakarta Barat menyebabkan tujuh orang terluka dan rumah rusak.

Diterbitkan 06 November 2026, 17:07 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ledakan yang diduga akibat kebocoran gas LPG terjadi di sebuah rumah warga di Jalan Guji Baru, RT 06 RW 02, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis, 5 November 2026 dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan tujuh orang terluka dan sejumlah rumah mengalami kerusakan.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat mengatakan, ledakan terjadi sekitar pukul 04.20 WIB. Dugaan sementara, peristiwa bermula ketika seorang warga bernama Sauti hendak menyalakan kompor.

"Pada Kamis, 5 November 2026, sekitar pukul 04.20 WIB, terjadi ledakan di rumah warga yang diduga akibat kebocoran gas LPG. Kejadian bermula saat Ibu Sauti hendak menyalakan kompor, kemudian terjadi ledakan yang berdampak pada bangunan rumah di sekitarnya," kata Marulitua dalam keterangannya.

Akibat ledakan tersebut, tujuh orang mengalami luka-luka. Beberapa korban mengalami luka bakar, sedangkan lainnya menderita luka ringan akibat tertimpa material bangunan.

Ketujuh korban tersebut adalah Sauti (64), Idrus (66), Fais (14), Waji (57), Kokom (57), Patih (11), dan Septi (31). Sejumlah korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Empat korban, yakni Sauti, Fais, Septi, dan Patih, dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Sementara Idrus mendapatkan perawatan di RS Pelni dan Kokom di RS Ukrida.

 

Dampak Ledakan

Data sementara BPBD DKI Jakarta mencatat, sebanyak sembilan rumah terdampak ledakan tersebut. Rinciannya, empat rumah mengalami rusak berat dan lima lainnya rusak ringan. Peristiwa ini juga berdampak terhadap 10 kepala keluarga atau 22 jiwa.

Sementara itu, kerugian materiil akibat ledakan diperkirakan mencapai sekitar Rp400 juta.

Saat ini, sebanyak delapan kepala keluarga atau 20 jiwa mengungsi di Aula Masjid Nurul Iman. Mereka terdiri dari 13 orang dewasa, lima anak-anak, dan dua lansia.

BPBD DKI Jakarta bersama sejumlah instansi terkait telah melakukan asesmen di lokasi kejadian serta menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak. Proses penanganan turut melibatkan petugas pemadam kebakaran, Satpol PP, Sudin Sosial, Dishub, PMI, PPSU, serta unsur RT dan RW setempat.