Prabowo Bongkar Kekuatan Indonesia dan Rusia yang Saling Melengkapi

Prabowo Subianto menjelaskan potensi kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Rusia di Eastern Economic Forum 2026.

Diterbitkan 03 September 2026, 17:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia dan Rusia memiliki kesesuaian untuk menjalin kerja sama. Hal ini disebabkan oleh perbedaan kekayaan alam dan sumber daya yang dimiliki oleh kedua negara, yang memungkinkan kolaborasi di berbagai sektor.

Dalam pidatonya di Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang berlangsung di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, Rusia, pada Kamis (3/9/2026), Prabowo menyatakan, "Perekonomian Indonesia dan Rusia bukanlah gambaran cermin satu sama lain. Saya percaya justru karena itulah keduanya dapat cocok untuk bekerja sama." 

Prabowo menjelaskan bahwa Rusia dikenal memiliki sumber daya seperti gandum, pupuk, energi, dan ilmu pengetahuan. Sementara itu, Indonesia memiliki produk unggulan seperti minyak sawit, perikanan, dan tenaga kerja muda.

"Rusia memiliki gandum, pupuk, energi, ilmu pengetahuan, teknik maju. Indonesia memiliki minyak sawit, perikanan, kopi, karet, tekstil, furnitur, barang konsumsi, dan tenaga kerja muda, serta pintu gerbang menuju 680 juta penduduk ASEAN," jelasnya.

"Kekuatan satu pihak dapat menjawab kebutuhan pihak lainnya."

 

Fondasi Perdagangan

Prabowo menuturkan hal tersebut menjadi fondasi perdagangan yang adil dan berkelanjutan bagi Indonesia-Rusia. Dia mencontohkan perdagangan bilateral Indonesia-Rusia mencapai USD 5 miliar pada tahun 2025.

"Hasilnya sudah terlihat. Tahun lalu pada 2025, perdagangan bilateral kita mendekati USD 5 miliar, meningkat sebesar 21,7 persen dibandingkan satu tahun sebelumnya, 2024. Dan meningkat sebesar 33,7 persen dibandingkan dengan 2023," tuturnya.

Dia menegaskan pencapaian tersebut bukan batas atas, melainkan permulaan atas kerja sama Indonesia-Rusia. Prabowo pun mendorong Indonesia dan Rusia meningkatkan perdagangan dalam periode peninjauan pertama Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Uni Ekonomi Eurasia.

"Peningkatan ini akan didorong oleh perekonomian yang saling melengkapi, perkiraan mulai berlakunya perjanjian perdagangan bebas Indonesia-EAEU pada awal 2027, dan mungkin yang paling penting, hubungan yang lebih erat antara komunitas bisnis kita," jelas Prabowo.

  • H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo adalah seorang pengusaha, politisi, mantan perwira TNI Angkatan Darat dan presiden ke-8 RI.
    H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo adalah seorang pengusaha, politisi, mantan perwira TNI Angkatan Darat dan presiden ke-8 RI.
    Prabowo Subianto
  • Vladimir Putin adalah presiden ke-2 dan ke-4 Rusia
    Vladimir Putin adalah presiden ke-2 dan ke-4 Rusia
    Vladimir Putin
  • Rusia adalah negara terbesar di dunia yang membentang di dua benua, Eropa dan Asia, dengan sistem pemerintahan federal semi-presidensial.
    Rusia adalah negara terbesar di dunia yang membentang di dua benua, Eropa dan Asia, dengan sistem pemerintahan federal semi-presidensial.
    Rusia