Liputan6.com, Jakarta - Gulkarmat DKI Jakarta mengerahkan dua unit Bronto Skylift untuk memadamkan kebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat pada Jumat (7/8/2026).
Proses pemadaman masih berlangsung hingga pukul 01.23 WIB, Sabtu (8/8/2026). Saat ini, api di sisi kanan gedung telah tampak padam. Namun, di bagian depan atas gedung kobaran api masih terlihat merah menyala.
Dua unit Bronto Skylift dipakai petugas untuk menyemprotkan air ke arah lantai gedung yang masih nampak menyala.
Advertisement
Di lokasi, sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta terlihat tiba di lokasi, yakni Kepala Bapenda DKI Jakarta Lusiana Herawati, Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara, hingga Sekda DKI Jakarta Uus Kuswanto.
Sebelumnya, Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis No. 66, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, terbakar pada Jumat (7/8/2026) malam.
Berdasarkan data Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, laporan kebakaran diterima pada pukul 21.30 WIB melalui layanan Jakarta Siaga 112. Petugas kemudian mengerahkan dua unit sebagai respons awal.
Rekayasa Lalu Lintas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318679/original/096973500_1786128701-WhatsApp_Image_2026-08-08_at_01.35.56.jpeg)
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melakukan pengaturan dan rekayasa lalu lintas di sekitar Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat. Hal ini menyusul adanya kebakaran yang terjadi pada Jumat (7/8/2026) malam.
Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas selama proses pemadaman yang masih berlangsung oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta.
"Untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi, Dishub DKI Jakarta melakukan pengaturan dan rekayasa lalu lintas," tulis akun instagram @dishubdkijakarta, dikutip Sabtu (8/8/2026).
Dishub mengimbau masyarakat menghindari ruas jalan di sekitar lokasi kebakaran untuk mengurangi kepadatan lalu lintas.
"Masyarakat diimbau menghindari ruas jalan di sekitar lokasi kejadian, memilih jalur alternatif, serta mengikuti arahan petugas di lapangan," tulisnya lagi.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4529326/original/039044100_1691417008-IMG_4489.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318452/original/095120500_1786096948-Screenshot_2026-08-07_170145.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318678/original/083581200_1786128701-WhatsApp_Image_2026-08-08_at_01.35.55__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318664/original/080606200_1786123334-IMG_3392.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318665/original/039881100_1786123337-IMG_3400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318663/original/062151800_1786122603-Lebaskskdkdkdk.jpg)