Prabowo: TNI Sudah Mengebor 30 Ribu Titik Air di Daerah Sulit

Menurut Prabowo, langkah ini sudah berlangsung sesuai kebutuhan di titik-titik rawan kekeringan.

Diterbitkan 09 Juli 2026, 15:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyatakan Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus membantu masyarakat yang kesulitan air bersih dengan mencari sumber air dan melakukan pengeboran di wilayah-wilayah yang sulit.

Pernyataan itu disampaikan saat peluncuran biodiesel B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).

Ia menerangkan upaya tersebut menjadi bagian dari kerja lapangan yang dijalankan TNI untuk membuka akses air bersih bagi warga. Menurut Prabowo, langkah ini sudah berlangsung dan akan terus dilanjutkan sesuai kebutuhan di titik-titik rawan kekeringan.

Prabowo menambahkan perhatian terhadap penyediaan air bersih telah digarap sejak ia menjabat Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Unsur di bawah Kementerian Pertahanan, termasuk Universitas Pertahanan, disebut terlibat dalam program ini bersama para pakar, insinyur, dan perwira.

Prabowo menegaskan TNI bergerak aktif di lapangan untuk menemukan sumber air dan membor sumur di kawasan yang paling membutuhkan.

"Sampai sekarang, TNI terus mencari air, TNI terus membor air di tempat-tempat yang susah," kata Prabowo.

Ia menyebut dukungan teknis datang dari berbagai unsur yang berada di bawah Kementerian Pertahanan.

"Elemen-elemen yang di bawah Menteri Pertahanan, terutama Universitas Pertahanan, pakar-pakar kita, insinyur-insinyur kita, perwira-perwira kita fokus waktu itu untuk mencari dan membor air di tempat-tempat yang susah," ujarnya.

Prabowo menyinggung capaian pengeboran yang saat ini telah meluas di banyak wilayah.

"Panglima TNI saja tahun ini sudah berapa? Lubang air yang kita bor. Sudah 30 ribu dan terus. Ada masalah kita atasi," ucap Prabowo.

Potensi Energi Indonesia

Pada kesempatan yang sama, Prabowo mengajak jajaran menteri Kabinet Merah Putih untuk mensyukuri kekayaan sumber daya energi Indonesia yang dinilainya masih sangat besar dan strategis. Ia merinci potensi tersebut dalam berbagai komoditas.

"Kita memiliki cadangan geotermal yang sangat besar. Kita masih memiliki cadangan batu bara, salah satu yang terbesar di dunia. Kita memiliki cadangan gas yang sangat besar. Baru saja kita menemukan ladang gas yang sangat besar di Andaman, di Masela, Maluku Barat Daya, di Natuna, dan di Kalimantan," tutur Prabowo.

Menurut dia, cadangan energi itu menjadi modal penting untuk mendorong kemandirian energi nasional.