Cara Sindikat Curanmor di Sukabumi Gondol Motor dalam Hitungan Detik

Pelaku bekerja sangat rapi dan menyasar kendaraan yang terparkir di minimarket, masjid, hingga area permukiman warga.

oleh Fira SyahrinDiterbitkan 18 September 2026, 14:05 WIB
Sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas wilayah di Sukabumi ditangkap polisi. (Liputan6.com/Fira)

Liputan6.com, Jakarta - Sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas wilayah di Sukabumi akhirnya digulung polisi. Sebanyak 12 tersangka dari enam kelompok spesialis diringkus bersama barang bukti 60 unit sepeda motor hasil kejahatan.

​Pengungkapan kasus ini bermula dari rekaman CCTV di sejumlah lokasi yang sempat viral. Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto menyebut, berbekal rekaman tersebut tim Satreskrim langsung bergerak melacak keberadaan para pelaku.

​“Anggota bergerak cepat berdasarkan data yang teridentifikasi di CCTV. Kurang dari 10 hari, kami berhasil mengungkap 20 TKP,” kata Kompol Agus Susanto, Jumat (18/9/2026).

​Dari hasil pemeriksaan, para pelaku diketahui bekerja sangat rapi dan menyasar kendaraan yang terparkir di minimarket, halaman masjid, hingga area permukiman warga.

​“Dari tayangan CCTV, mereka ini sangat profesional. Para tersangka mampu merusak kunci dan membawa kabur sepeda motor kurang dari 5 detik,” ungkap Agus.

​Agus menjelaskan, dari puluhan kendaraan yang disita, mayoritas dibobol menggunakan alat rakitan sederhana namun merusak.

​“Rata-rata kendaraan yang diamankan menggunakan modus kunci T. Belum ada indikasi penggunaan teknologi tanpa kunci (keyless),” jelasnya.

​Atas perbuatannya, para anggota sindikat ini terancam mendekam di penjara dalam waktu yang cukup lama.

​“Para pelaku utama kami jerat Pasal 477 KUHP baru dengan ancaman minimal 9 tahun penjara, sedangkan penadah dikenakan Pasal 591 KUHP ancaman 4 tahun,” tegas dia.

​Motor Korban Kembali Tanpa Biaya

Sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas wilayah di Sukabumi ditangkap polisi. (Liputan6.com/Fira)

​Di sisi lain, kebahagiaan tak terbendung dirasakan para korban curanmor asal Palabuhanratu saat dipanggil ke Mapolres Sukabumi untuk menerima kembali kendaraan mereka yang sempat hilang.

​Anis, salah satu korban, mengaku sempat pasrah dan mengikhlaskan motornya yang raib dibawa kabur pencuri.

​“Tidak ada pemikiran kembali bahwa motor ini akan kembali dimiliki karena kami sudah putus asa. Tapi dengan izin Allah dan bantuan Polres Sukabumi, ternyata masih rezeki,” tutur Anis.

​Hal senada diungkapkan Neng Ayuni, warga Palabuhanratu lainnya. Ia tak menyangka sepeda motor yang digasak pelaku saat diparkir sebentar bisa kembali dalam kondisi utuh.

​“Senang sekali motornya bisa kembali dan fisiknya masih utuh. Terima kasih banyak kepada Kapolres dan jajaran Satreskrim Polres Sukabumi,” ujar Neng Ayuni usai mengecek langsung kondisi mesin motornya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya