Liputan6.com, Jakarta - Pengusaha Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto di tengah kondisi dunia yang penuh ketidakpastian. Salah satunya adalah keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan tarif listrik bersubsidi serta mempertahankan harga LPG 3 kilogram (kg) tetap stabil.
Hal itu disampaikan para pengusaha KADIN Indonesia tingkat pusat dan daerah, serta pimpinan berbagai asosiasi dunia usaha saat bertemu Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Advertisement
"Yang terhormat, Bapak Presiden, telah hadir 150 pengusaha KADIN pusat dan KADIN daerah dari seluruh Indonesia, beserta seluruh himpunan pengusaha dan asosiasi dari berbagai bidang," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dikutip dari video yang diunggah pada Minggu (2/8/2026).
Ketua Umum Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi), Andi Rukman N. Karumpa, mengatakan Prabowo mampu menavigasi negara dengan sangat baik, khususnya di sektor konstruksi. Menurut dia, hal itu terlihat dari pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, Kampung Nelayan, Sekolah Rakyat, hingga revitalisasi puskesmas dan ribuan sekolah.
"Bapak telah menggelontorkan Rp 1.000 triliun lebih untuk dana infrastruktur, Merah Putih, dapur, cetak sawah, Kampung Nelayan, Sekolah Rakyat, irigasi, dan luar biasa. Pekerjaan proyek revitalisasi pendidikan dan kesehatan. Ribuan sekolah telah diperbaiki, puskesmas," ujarnya di hadapan Prabowo.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri KADIN Indonesia James Riady memuji pemerintahan Prabowo yang dinilai berhasil mendorong swasembada pangan dan ketahanan energi. Bos Lippo Group itu menilai kepemimpinan Prabowo bersifat visioner dan berorientasi pada masa depan.
"Kalau kita lihat manajemen eksekusi ini dan kecepatannya. Swasembada pangan, ketahanan energi. Bisa sampai situasi dunia seperti ini, tapi listrik subsidi itu enggak naik, LPG 3 kilogram juga enggak naik. Jadi ini kan luar biasa," tuturnya.
"Saya kira apa yang Bapak uraikan hari ini dan juga beberapa kali yang Bapak uraikan sesungguhnya memberikan kita kesan kepemimpinan yang visioner, sangat strategis, dan sangat jelas," sambung James.
Di sisi lain, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pangan KADIN Indonesia Mulyadi Jayabaya menyampaikan para pengusaha mendukung program-program Prabowo, terutama Makan Bergizi Gratis (MBG) dan ketahanan pangan.
"Itu anak sekolah di desa-desa terpencil, Pak. Makan pagi, makan siang juga tidak. Tapi dengan adanya program MBG Pak Prabowo, ini luar biasa. Langkah yang Bapak lakukan merupakan langkah nomor wahid untuk ketahanan pangan dan ketersediaan pangan. Ini sangat kami dukung, Pak," ujarnya.
Prabowo mengapresiasi dukungan yang diberikan KADIN Indonesia dan para pelaku usaha. Ia mengaku senang karena dunia usaha ingin bekerja sama dengan pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan rakyat.
"Saya sangat berterima kasih. Saya sangat gembira karena sejak awal pemerintahan yang saya pimpin, saudara-saudara telah menunjukkan niat untuk bekerja sama dan berjuang bersama demi kebaikan seluruh bangsa dan negara," ucap Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Seskab Teddy menuturkan kemajuan Indonesia dibangun melalui semangat kebersamaan. Menurut dia, para pelaku usaha mengapresiasi berbagai kebijakan pemerintah yang semakin memperkuat kepercayaan dunia usaha dan ketahanan ekonomi nasional.
"Dalam suasana dialog yang hangat, para pelaku usaha menyampaikan apresiasi terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang semakin memperkuat kepercayaan dunia usaha, memperkuat ketahanan ekonomi nasional, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Teddy.
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan dunia usaha sebagai kunci untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.
"Pemerintah dan dunia usaha melangkah bersama. Karena Indonesia yang maju lahir dari kolaborasi, kerja keras, dan semangat membangun untuk kepentingan seluruh rakyat," pungkas Teddy.