Usut 3 Korupsi Besar, Polisi Geledah hingga Jawa Barat

Dari sekitar delapan lokasi yang digeledah, empat hingga lima titik berada di wilayah Jakarta Selatan.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 08 Juli 2026, 20:30 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. (Foto: Liputan6.com/Ady Anugrahadi).

Liputan6.com, Jakarta - Penggeledahan yang dilakukan Kortas Tipikor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dalam penyidikan tiga dugaan kasus korupsi tidak hanya menyasar kafe dan money changer. Ada rumah dan kantor di Jakarta, yang digeledah untuk mencari alat bukti.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, identitas maupun kepemilikan rumah dan kantor yang digeledah belum dapat diungkap karena masih menjadi bagian dari penyidikan.

"Ada beberapa rumah termasuk kantor, tapi ini nanti makanya secara valid akan kami sampaikan,” kata Budi kepada wartawan, Rabu (8/7/2026).

Menurut Budi, penggeledahan dilakukan dalam penyidikan tiga perkara yang berkaitan dengan dugaan korupsi blackout batu bara PLN, PT Asabri (Persero), dan Krakatau Steel.

Dari sekitar delapan lokasi yang digeledah, empat hingga lima titik berada di wilayah Jakarta Selatan.

Lokasinya antara lain berada di kawasan Pacific Place, Kuningan, dan Sudirman. Penyidik juga mengembangkan perkara ke sejumlah lokasi lain hingga wilayah Jawa Barat.

"Sementara di wilayah Jakarta Selatan ada sekitar empat sampai dengan lima titik, termasuk ini sekarang ada juga di beberapa titik di Pacific Place, termasuk ada di daerah Kuningan, Sudirman, ini menuju juga wilayah Bogor,” ujarnya.

Dokumen Disita

Hingga Rabu malam, penyidik masih mengumpulkan alat bukti dari seluruh lokasi yang digeledah. Sejumlah dokumen yang disita masih dikaji untuk kepentingan penyidikan.

"Yang pertama terkait beberapa dokumen ini masih dilakukan kajian penelaahan,” kata Budi.

Selain dokumen, penyidik juga masih menghitung uang tunai dalam mata uang Dolar Amerika Serikat dan Dolar Singapura yang ditemukan saat penggeledahan. Polisi belum mengungkap jumlah uang maupun keterkaitannya dengan perkara yang sedang diusut.

Budi mengatakan seluruh hasil penggeledahan akan diumumkan setelah rangkaian kegiatan di seluruh lokasi selesai.

"Begitu juga dengan beberapa TKP lain ditemukan beberapa dokumen, ini masih kita terus kumpulkan informasi dan ada pengembangan dari beberapa titik tadi yang dilakukan penggeledahan,” ujarnya.

Dia menambahkan seluruh barang bukti hasil penggeledahan diamankan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Proses penyitaan dilakukan dengan menghadirkan saksi untuk menjaga keabsahan barang bukti.

"Penggeledahan ini sudah melalui SOP, ada saksi yang menyaksikan langsung pada saat proses penggeledahan dilakukan,” kata Budi.

Sudah Naik Penyidikan

Budi menyebut, tiga kasus dugaan korupsi tersebut sudah naik dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

“Sudah (penyidikan),” kata Budi.

Menurut Budi, penyidik masih mengumpulkan alat bukti dari seluruh lokasi yang digeledah. Hingga kini, penyidik masih mengkaji seluruh dokumen yang disita.

Dia menambahkan hasil penggeledahan dari seluruh lokasi akan diumumkan setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai. Penyidik juga terus mengembangkan penyelidikan berdasarkan temuan di setiap lokasi.

“Begitu juga dengan beberapa TKP lain ditemukan beberapa dokumen, ini masih kita terus kumpulkan informasi dan ada pengembangan dari beberapa titik tadi yang dilakukan penggeledahan,” ujarnya.

Budi memastikan proses penggeledahan dan penyitaan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Setiap penggeledahan disaksikan saksi untuk menjaga keabsahan barang bukti.

“Penggeledahan ini sudah melalui SOP, ada saksi yang menyaksikan langsung pada saat proses penggeledahan dilakukan,” kata Budi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya