Pemuda di Bulukumba Diciduk Usai Begal Payudara Mahasiswi

Mahasiswi 20 tahun jadi korban begal payudara di Bulukumba. CCTV membantu polisi mengidentifikasi AS (25). Ia ditangkap dan mengakui perbuatannya.

OlehFauzan
Diterbitkan 01 September 2026, 15:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Aksi begal payudara terhadap seorang mahasiswi berusia 20 tahun di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, terekam kamera CCTV. Polisi menyebut peristiwa itu terjadi di Jalan Hati Murni, Kelurahan Jawi-jawi, Kecamatan Bulukumpa, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 07.40 Wita. Korban saat itu baru keluar dari SPBU setelah mengisi BBM.

Terduga pelaku berinisial AS, 25 tahun, diduga membuntuti korban dengan sepeda motor hingga ke lokasi yang sepi. Di jalan tersebut, ia disebut meremas payudara korban lalu melarikan diri menggunakan kendaraan yang sama.

Kasi Humas Polres Bulukumba Iptu Rahmat Kurniawan menjelaskan kronologi kekerasan yang dialami korban.

"Tiba-tiba datang pelaku dari belakang lalu memegang tangan korban, kemudian meraba dari tangan terus naik ke payudara," kata Rahmat, Selasa (1/9/2026).

Korban yang ketakutan dan mengalami trauma melapor ke polisi. Laporan itu ditindaklanjuti dengan penyelidikan, termasuk menelusuri rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian. Dari hasil analisis, penyidik mengidentifikasi AS sebagai terduga pelaku.

AS diketahui tinggal di Dusun Jammulolo, Desa Bulo-bulo, Kecamatan Bulukumpa. Tim URC Resmob Polres Bulukumba bersama Unit Kamneg Sat Intelkam dan Polsek Bulukumpa kemudian melakukan pencarian terhadap yang bersangkutan.

Penangkapan AS

AS ditangkap pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 00.30 Wita tanpa perlawanan. Ia langsung dibawa ke Posko Resmob untuk menjalani pemeriksaan awal.

"Setelah melakukan penyelidikan, pelaku berhasil kami amankan," ujar Rahmat.

Dalam interogasi, AS mengakui telah mengikuti korban sebelum melakukan pelecehan seksual dan kemudian kabur dari lokasi.

"Berdasarkan hasil interogasi, terduga pelaku mengakui dirinya telah melakukan dugaan tindak pidana pelecehan seksual terhadap korban," katanya.

Polisi turut menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan saat kejadian, yakni satu unit sepeda motor Suzuki UW 125 warna merah, celana panjang hitam, jaket hitam, dan topi hitam.

"Pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif untuk proses hukum lebih lanjut," pungkas Rahmat.