Qodari Soroti Tantangan Pemerintah di Tengah Banjir Informasi

Pemerintah perlu memastikan program menyentuh masyarakat dan memberikan dampak nyata di tengah arus informasi.

Diterbitkan 01 September 2026, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari mengingatkan pentingnya sinergi Kementerian/Lembaga (K/L) serta pemerintah daerah dalam mengomunikasikan kebijakan kepada publik.

Dia menilai, komunikasi dalam sebuah program memiliki bobot kepentingan yang setara dengan pelaksanaan program itu sendiri.

Hal tersebut disampaikan Qodari usai menghadiri Forum Koordinasi 'Optimalisasi Peran Humas K/L dan Pemda dalam Menghadapi DFK dan Disrupsi Informasi'.

Acara ini turut dihadiri Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, Menko Polkam Djamari Chaniago, serta Wamendagri Bima Arya Sugiarto, jajaran pejabat Kementerian/Lembaga (K/L), pemerintah daerah serta TNI dan Polri.

"Komunikasi kebijakan itu, komunikasi program itu sama pentingnya dengan program itu sendiri. Jadi komunikasi program harus dijalankan supaya dukungan terhadap program-program pemerintah semakin baik dan hasilnya semakin optimal," ujar Qodari di Graha Marinir Panti Perwira, Kwitang, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).

Dia menjelaskan, Bakom dalam kapasitasnya bertugas melakukan orkestrasi komunikasi secara nasional. Namun, kata Qodari, langkah ini sangat membutuhkan dukungan penuh dari Humas di tingkat Kementerian/Lembaga (K/L) serta pemerintah daerah.

"Dan komunitas kehumasan ini kalau ditotal secara nasional sebetulnya cukup besar yaitu sekitar 8.000 lebih item dan itu akan kita koordinasikan dengan lebih optimal," ucap dia.

 

Pemerintah Tak Bisa Hanya Menunggu

Menurut Qodari, kata kuncinya di era sekarang ini dengan begitu derasnya arus informasi di media sosial, pemerintah tidak bisa hanya menunggu.

"Pemerintah harus punya jadwal rutin, harus punya agenda komunikasi yang membuat ruang-ruang informasi terus terisi dengan berbagai kegiatan dan program dari pemerintahan," kata dia.

Termasuk juga, lanjut Qodari, bagaimana program-program pemerintah itu menyentuh secara nyata anggota-anggota masyarakat dan bisa memberikan dampak nyata kepada kehidupan masyarakat di seluruh Indonesia.

"Dan ini membuat program-program tidak hanya menjadi program, tetapi juga punya 'wajah' yaitu wajah dari warga Indonesia, wajah dari bangsa Indonesia, dan wajah dari anak-anak kita, dari mereka-mereka yang merasakan manfaat dari program-program yang diselenggarakan oleh pemerintah," jelas Qodari.