Geger Pemuda Ngamuk Bacok Ibu Kandung di Sukabumi

Pemuda di Sukabumi diduga mengamuk dan membacok ibu kandungnya hingga terluka.

Diterbitkan 24 Juli 2026, 16:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Peristiwa pembacokan menggegerkan warga Kampung Kancah Nangkub, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Seorang pemuda berinisial IR diduga mengamuk dan membacok ibu kandungnya sendiri menggunakan pisau dapur.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (23/7/2026) dan mengakibatkan korban mengalami luka di bagian kepala akibat sabetan pisau dapur. Korban kemudian dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan dan harus menjalani 18 jahitan.

Camat Nagrak, Adang Sutianda, mengatakan aksi kekerasan tersebut dipicu oleh kondisi kejiwaan pelaku yang mendadak kambuh.

"Kondisi pelaku kambuh. Kemungkinan karena pihak keluarganya lambat memberikan obat, sehingga penyakitnya kumat lagi," kata Adang, Jumat (24/7/2026).

Insiden tersebut sempat memicu kecemasan warga setempat. Usai melukai ibunya, pelaku melarikan diri dan bersembunyi di sekitar kawasan permukiman.

"Setelah membacok, pelaku sempat kabur dan menghilang. Itu yang membuat kami khawatir," ujar Adang.

Upaya pencarian oleh tim gabungan bersama masyarakat akhirnya membuahkan hasil. Pelaku berhasil ditemukan dan dievakuasi tanpa memberikan perlawanan.

"Namun alhamdulillah, pelaku berhasil ditemukan dan dievakuasi tanpa ada perlawanan," lanjutnya.

Guna menentukan langkah penanganan selanjutnya, unsur Muspika Nagrak, Polsek, Pemdes Nagrak Utara, dan pihak keluarga menggelar musyawarah.

 

Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Pihak keluarga yang awalnya sempat enggan merujuk pelaku ke rumah sakit jiwa akhirnya melunak setelah diberi pemahaman.

"Pihak keluarga awalnya menolak dibawanya pelaku ke Rumah Sakit Dr. H. Marzoeki Mahdi (RSMM) Bogor. Tapi setelah bermusyawarah, alhamdulillah keluarga menyetujui," terang Adang.

Langkah evakuasi medis tersebut disepakati demi menjamin keselamatan warga sekitar dan memulihkan kondisi kesehatan pelaku.

"Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan membahayakan keselamatan orang lain," tegasnya.

Pada Kamis malam, pelaku resmi diberangkatkan menuju RSMM Bogor dengan pengawalan petugas dan keluarga. Sementara itu, kondisi korban dilaporkan telah stabil dan saat ini tengah menjalani rawat jalan di rumahnya.