Liputan6.com, Tangerang - Sejumlah orang, mulai dari santri hingga dari kalangan pejabat ikut mengiringi KH Ahmad Fudholi ke tempat peristirahatan terakhirnya, di Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Senin (7/9/2026).
Sebelumnya, almarhum KH Fudholi meninggal akibat kecelakaan maut di Tol Tangerang-Merak, KM63+800, Kabupaten Serang, pada Jumat dini hari (4/9/2026). Dirinya sempat dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang, sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir.
Selain dikenal sebagai penceramah, almarhum juga memiliki peran sebagai pengasuh Pondok Pesantren Al-Hijaiyyah di Kabupaten Tangerang.
Advertisement
Pantauan di lokasi, ribuan jemaah mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhirnya, di sekitar Komplek Ponpes Al-Hijaiyya. Bahkan, sebelum dimakamkan para jemaah tampak bergantian menyalati jenazah.
Prosesi salat jenazah sempat terpotong salat Ashar. Setelah salat wajib empat rakaat itu selesai dilaksanakan, salat jenazah dilanjut kembali. Sejumlah tokoh dan pejabat juga terlihat hadir di lokasi, seperti Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, dan Mantan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.
"Turut berduka cita atas berpulangnya guru kita, kiai karismatik. Dan semoga almarhum husnul khotimah. Tentu kita semua kehilangan. Semoga keluarga diberikan kekuatan, dan semoga amal ibadah beliau diterima Yang Maha Kuasa. Hal-hal baik yang ada di beliau, kita harus contoh dan kita ikuti bersama,"ujar Gubernur Banten, Andra Soni.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342713/original/005266900_1788790692-Screenshot_20260907_210027_WhatsApp.jpg)
Di tempat yang sama, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, bila KH Ahmad Fudholi merupakan salah satu ulama besar yang berasal dari Kabupaten Tangerang, meski usianya yang terbilang masih muda.
"Beliau ini sosok yang betul-betul bisa masuk ke semua lini. Baik para tokohnya, para ulamanya, di pemerintahannya, sampai ke masyarakatnya, sampai tingkat desa, tingkat RT. Beliau adalah sosok yang menjadi suri teladan kita dalam membimbing umat, " katanya.
Maesyal juga mengaku, sejak Almarhum dirawat baik itu di rumah sakit Kabupaten Serang hingga dipindahkan ke RSUD Kabupaten Tangerang, dia sempat menemani dan saat itu berharap agar Almarhum KH Fudholi kembali sehat.
"Namun Allah SWT berkehendak lain. Sang Khalik mempunyai kehendak lain, dan ini yang terbaik buat almarhum. Juga keluarganya juga mudah-mudahan diberikan ketabahan, kesabaran oleh Allah SWT," katanya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336194/original/011453800_1788145793-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-31T100906.764.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4936199/original/062014300_1725430509-Kepiting1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4862795/original/084121900_1718280170-Gunung_anak_krakatau_cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342712/original/001116900_1788790692-IMG-20260907-WA0118.jpg)
