Viral Maling Berpayung Merah Muda, Diduga Terlibat 30 Pencurian

Ia berjalan mengendap-endap di sela rak dan tumpukan barang.

Diterbitkan 01 Juli 2026, 21:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pencurian dengan modus tak biasa viral di media sosial.

Seorang pelaku nekat membawa payung merah muda yang terus dibuka saat membobol toko material di Kabupaten Tanggamus, Lampung, diduga untuk menghalangi kamera pengawas merekam wajahnya.

Belakangan, polisi mengungkap pelaku merupakan bagian dari komplotan pencuri yang diduga telah beraksi di puluhan lokasi.

Dalam rekaman CCTV yang diterima Liputan6.com, pelaku terlihat memasuki gudang toko sambil membawa payung merah muda yang sengaja dibuka.

Ia berjalan mengendap-endap di sela-sela rak dan tumpukan barang, sembari terus mengatur posisi payung agar wajah dan tubuhnya tidak tertangkap kamera pengawas.

Setelah berhasil menggasak barang dagangan dan uang tunai, pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi. Aksi unik tersebut pun menjadi perhatian publik karena dinilai tidak biasa dan jarang ditemukan dalam kasus pencurian.

Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko, mengatakan pencurian terjadi pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 02.15 WIB di sebuah toko material di Pasar Datarajan, Pekon Datarajan, Kecamatan Ulu Belu. Korban mengalami kerugian sekitar Rp 17 juta berupa barang dagangan dan uang tunai.

"Hasil penyelidikan mengungkap pelaku tidak bekerja sendiri. Kami telah menangkap empat tersangka berinisial HS (22), S alias N (21), R (50), dan SH alias M (51). Sementara lima pelaku lainnya masih berstatus DPO," ujar AKBP Rahmad, Rabu (1/7).

 

30 Aksi Pencurian

Dari pengembangan kasus, polisi menemukan sedikitnya delapan laporan polisi dengan pola serupa. Bahkan, komplotan tersebut diduga terlibat dalam sekitar 30 aksi pencurian di berbagai lokasi, mulai dari toko, rumah warga, hingga perkebunan kopi.

"Dalam sejumlah aksinya, para pelaku juga diketahui membawa senjata tajam, senapan angin pendek, hingga korek api berbentuk pistol untuk mengintimidasi korban jika kepergok," ungkapnya.

Polisi masih memburu lima pelaku yang kabur dan meminta mereka segera menyerahkan diri. Penyidik juga terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan komplotan tersebut dalam aksi pencurian di lokasi lain.