Tengkorak Wanita Ditemukan di Aliran Sungai Sukabumi

Polisi telah membawa seluruh kerangka manusia tersebut ke rumah sakit terdekat.

Diterbitkan 28 September 2026, 19:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Sukabumi- Pengalaman mengejutkan dialami Epul (32), seorang petani di Kampung Tangsel, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. Dia tak sengaja menemukan tengkorak dan tulang belulang manusia tergeletak di aliran sungai yang mengering.

Kepada polisi, Epul menceritakan keberadaan kerangka manusia di dasar Sungai Cikole yang mengering itu terlihat jelas saat dia melintas di area perbukitan perkebunan warga pada Minggu (27/9/2026).

Atas temuan tersebut, warga langsung berkoordinasi dengan pihak desa setempat dan piket siaga Polsek Sukalarang. Kepolisian bersama tim Reskrim segera mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian.

Kasubag Humas Polres Sukabumi Kota, Iptu Ade Ruli Bachtiar mengonfirmasi bahwa jajarannya langsung bergerak cepat mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta meminta keterangan para saksi.

"Petugas piket siaga Polsek Sukalarang bersama jajaran Satreskrim langsung mendatangi TKP begitu menerima laporan dari warga dan pihak desa setempat," kata Iptu Ade Ruli Bachtiar dikonfirmasi Senin (28/9/2026).

Diduga Jasad ODGJ

Sementara itu, saksi lain bernama Rahmat (38) memberikan pengakuan terkait dugaan asal-usul kerangka manusia berjenis kelamin perempuan tersebut.

Rahmat mengungkapkan bahwa sekitar tiga bulan lalu, seorang wanita yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) sempat berkeliaran di area perkebunan warga.

"Saksi sempat berinteraksi dan memberi makan kepada seorang wanita diduga ODGJ yang berkeliaran di area kebun sekitar tiga bulan lalu sebelum wanita itu tidak terlihat lagi," ujar Ade.

Guna memastikan penyebab kematian dan identitas korban, kepolisian telah membawa seluruh kerangka manusia tersebut ke rumah sakit terdekat.

"Jasad korban Mrs. X sudah dievakuasi ke RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi guna kepentingan visum dan penyelidikan identitas korban," jelasnya.

Â