Liputan6.com, Jakarta - Polisi menemukan tanaman ganja yang disembunyikan di tengah semak belukar kawasan Gunung Seminung, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, Lampung, Sabtu, 26 September 2026. Sebanyak delapan pohon ganja yang masih hidup diamankan sebagai barang bukti.
Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol Dodi Suryadin, menyebut temuan tersebut menjadi perhatian karena mengindikasikan adanya aktivitas penanaman ganja di wilayah Lampung.
"Pengungkapan ladang ganja tersebut dilakukan Satresnarkoba Polres Lampung Barat setelah melakukan penyelidikan berdasarkan informasi mengenai seseorang berinisial S yang diduga menanam ganja di sekitar kebun kopi," katanya, Senin (28/9/2026).
Advertisement
Terpisah, Kasatnarkoba Polres Lampung Barat, AKPÂ Andy Ruswandy, menjelaskan tanaman ganja ditemukan di lahan yang dipenuhi semak belukar dengan ketinggian mencapai sekitar dua meter.
Kondisi tersebut membuat tanaman ganja sulit terlihat dari luar. Lokasinya berada di samping kebun kopi dan merupakan lahan yang sudah lama tidak dikelola pemiliknya.
"Yang hidup itu ada delapan pohon. Kalau yang kering sudah di polybag, sudah mati, mungkin karena kemarau," kata Andy.
Selain delapan pohon ganja yang masih hidup, petugas juga menemukan sejumlah tanaman ganja kering dalam polybag. Namun, tanaman yang sudah mati tersebut tidak seluruhnya dibawa petugas.
Menurut Andy, pemilik lahan mengaku tidak mengetahui adanya penanaman ganja di tanah miliknya.
"Dari keterangan pemilik kebun kopi, lahan tersebut sebelumnya digunakan untuk menanam sayuran, tetapi sudah sekitar lima tahun tidak diurus karena kerap diserang hama babi," tuturnya.
Â
Polisi Buru Pemilik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360147/original/062450200_1790592797-1001710949.jpg)
Andy mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas penanaman ganja tersebut.
Berdasarkan informasi awal, tanaman ganja itu diduga berkaitan dengan seorang pria berinisial S. Namun, saat petugas mendatangi sebuah gubuk di sekitar lokasi, pria tersebut tidak ditemukan.
Polisi masih mendalami kepemilikan tanaman ganja sekaligus menelusuri kemungkinan adanya lokasi penanaman lain di kawasan perbukitan tersebut.
Kombes Dodi mengimbau masyarakat, terutama tokoh adat dan tokoh masyarakat, untuk melaporkan apabila menemukan tanaman yang mencurigakan dan diduga ganja.
Dia menjelaskan, tanaman ganja memiliki ciri daun menyerupai daun singkong, tetapi berukuran lebih kecil.
Dodi juga mengingatkan masyarakat bahwa narkotika kini tidak hanya beredar dalam bentuk tanaman, serbuk, atau pil, tetapi dapat diolah menjadi cairan maupun ekstrak.
"Ganja itu enggak berbentuk daun aja dihisap. Bisa diekstrak menjadi cairan," ujarnya.
Â
Advertisement
Operasi Pemberantasan Narkoba
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360148/original/089689300_1790592797-1001710945.jpg)
Dia menambahkan, ekstrak ganja berpotensi diolah menjadi produk yang digunakan melalui perangkat rokok elektrik atau vape.
Dodi menegaskan, pemberantasan narkoba tidak boleh hanya mengandalkan operasi kepolisian yang digelar dalam periode tertentu.
"Jangan puas karena ada Operasi Antik saja. Tetap tiap hari rutin. Sentuh bandarnya. Kalau memang tidak disentuh bandarnya, tidak akan berakhir itu," tegasnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360171/original/015599500_1790593922-Cek_Fakta_-_Sri_Mulyani_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5290555/original/019424000_1753145219-1000011471.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344440/original/084293900_1788945337-cek_fakta_PGI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359742/original/014720700_1790573611-HOAX__26_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360146/original/037931600_1790592797-1001710961.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360221/original/024844700_1790598285-1001711052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3544705/original/095321700_1629348830-ilustrasi-mayat_20170616_132436.jpg)