Kemenimipas Galang Rp 1,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Dana tersebut dihimpun dari keluarga besar Kemenimipas dan akan disalurkan langsung ke sejumlah lokasi terdampak.

Diterbitkan 28 Agustus 2026, 21:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menggalang donasi Rp 1,8 miliar untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dana tersebut dihimpun dari keluarga besar Kemenimipas dan akan disalurkan langsung ke sejumlah lokasi terdampak.

Penggalangan dana menjadi bagian dari rangkaian Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltek Imipas), Tangerang, Jumat (28/8/2026). Bantuan nantinya dibawa langsung oleh jajaran Kemenimipas ke NTT.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk syukur atas kemerdekaan sekaligus kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi bencana.

"Bantuan sosial untuk saudara-saudara kita dan masyarakat sekitar di NTT terkumpul sebesar Rp 1,8 miliar dari keluarga besar Kemenimipas. Nanti akan kami kirim, Pak Dirjen dan Pak Irjen akan berangkat ke sana," ujar Agus.

Agus menilai momentum peringatan kemerdekaan tidak hanya diisi dengan kegiatan hiburan dan perlombaan. Menurut dia, perayaan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas.

"Kegiatan ini merupakan bentuk ungkapan syukur dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Pada saat yang sama kita juga melakukan penggalangan dana untuk membantu keluarga kita yang terdampak bencana," katanya.

Peringati Maulid Nabi

Sebelum rangkaian perlombaan dimulai, keluarga besar Kemenimipas juga menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Kegiatan tersebut diisi dengan tausiah, pemberian santunan kepada anak yatim piatu dari Yayasan Darul Ilmi Alfikri, serta bantuan sosial bagi PPNPN Poltek Imipas.

Bantuan sosial kepada PPNPN Poltek Imipas diserahkan oleh Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kemenimipas.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Kemenimipas membangun budaya organisasi yang tidak hanya berfokus pada pelayanan publik, tetapi juga mengedepankan nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan gotong royong.

Aksi penggalangan dana itu juga sejalan dengan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam memperkuat kepedulian sosial, solidaritas antarpegawai, serta pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari penguatan budaya kerja Kemenimipas.