Foto Prabowo Berkibar di Langit Saat HUT Polri

Prabowo yang menyaksikan langsung atraksi tersebut tampak tersenyum dan memberikan hormat .

Diterbitkan 01 Juli 2026, 12:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Atraksi penerjun Polri mewarnai peringatan HUT ke-80 Bhayangkara di Satuan Latihan Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). Mereka mengibarkan bendera Polri hingga foto Presiden Prabowo Subianto di langit.

Awalnya, para penerjun Polri tampil dengan aksi terjun payung menggunakan smoke system yang menghasilkan jejak asap berwarna di udara. Setelah itu, para penerjun mengibarkan foto Prabowo. Disusul bendera Polri dan ucapan HUT ke-80 Bhayangkara.

Salah satu penerjun merupakan Bhayangkari asal Minahasa. Ada juga Brigjen Audie Latuheru yang menggunakan topi khas Papua.

"Dirgahayu ke-80 Polri. Polri presisi untuk masyarakat," ucap Audie Latuheru usai mengibarkan foto Prabowo.

Prabowo yang menyaksikan langsung atraksi tersebut tampak tersenyum dan memberikan hormat kepada para penerjun yang mendarat di hadapannya. Para penerjun pun membalas hormat tersebut sesaat setelah menginjakkan kaki di tanah.

6 Pesan Khusus Prabowo

Saat berpidato, Prabowo menyampaikan enam pesan kepada seluruh jajaran Polri. Pesan pertama adalah menjaga kepercayaan masyarakat karena kepercayaan merupakan modal utama seorang polisi dalam menjalankan tugas.

Kedua, Prabowo meminta polisi selalu hadir di tengah masyarakat, mendengarkan keluhan, memberikan pelayanan, serta melindungi rakyat. Dia mengingatkan agar aparat tidak justru menyusahkan masyarakat karena seluruh pembiayaan negara, termasuk gaji dan perlengkapan polisi, berasal dari rakyat.

Pesan ketiga berkaitan dengan penegakan hukum. Prabowo meminta Polri menegakkan hukum secara adil, berani membela yang benar, melindungi kelompok lemah, dan tidak takut kepada siapa pun selain Tuhan Yang Maha Esa.

Selanjutnya, Prabowo mendorong seluruh personel Polri terus meningkatkan profesionalisme dengan menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Menurutnya, kejahatan yang semakin kompleks hanya dapat dihadapi oleh aparat yang terus belajar dan beradaptasi.

Pesan kelima adalah memperkuat sinergi dengan berbagai pihak. Prabowo menilai Polri tidak dapat bekerja sendiri, melainkan harus berkolaborasi dengan TNI, pemerintah, tokoh masyarakat, ulama, akademisi, media, pelaku usaha, hingga seluruh elemen masyarakat.

Sebagai penutup, Prabowo mengingatkan Polri agar tidak berhenti berbenah. Dia meminta seluruh personel tetap rendah hati, terbuka terhadap kritik, dan berani melakukan perubahan demi menjaga kepercayaan masyarakat.

"Institusi yang besar adalah institusi yang mau mendengar. Institusi yang kuat adalah institusi yang berani berubah. Institusi yang dicintai oleh rakyat adalah institusi yang selalu rendah hati," kata Prabowo.