Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah kelompok masyarakat yang mengatasnamakan Forum Komunikasi Rakyat Pati mendesak DPR menindak kelompok yang mengatasnamakan warga Pati dan dinilai menimbulkan keresahan.
"Kita nelayan Kabupaten Pati sangat terasa dampaknya. Dari investor-investor yang akan masuk, semuanya ketakutan akan Kabupaten Pati," kata perwakilan warga Pati, Agung saat bertemu pimpinan DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2026).
Agung juga meminta pimpinan DPR RI turun langsung melihat kondisi masyarakat Pati. Menurutnya, situasi di lapangan tidak seperti yang ramai diberitakan di media sosial.
Advertisement
Ia menegaskan masyarakat Pati menginginkan suasana yang damai, ramah, dan kondusif.
"Tapi dengan adanya segelintir orang yang mengatasnamakan rakyat Pati, membuat kita sangat-sangat tidak beradab," kata Agung.
Perwakilan lainnya, Lukman Hakim, meminta DPR mendorong aparat penegak hukum menindak kelompok masyarakat yang dinilai telah menimbulkan keresahan di Pati.
"Sudah satu tahun kami diacak-acak, di media sosial yang nggak tahu kebenarannya, yang masih disangsikan kebenarannya. Kami menuntut ketegasan," kata dia.
"Ada semacam pembiaran. Apakah ini ada skenario apa? Kenapa alat negara ini kalah dengan sekelompok kecil orang yang ada di Pati? Kami masyarakat, LSM, ormas, resah, Pak. Resah sekali," kata Lukman.
Â
Jawaban DPR
Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Ketua DPRÂ Cucun Ahmad Syamsurijal menyatakan, pihaknya akan menampung dan mendengarkan aspirasi yang disampaikan Forum Komunikasi Rakyat Pati.
"Sudah hadir dari 20 sudah 18 yang hadir, pertama-tama saya ucapkan terima kasih, selamat datang dari forum komunikasi rakyat Pati dan pada hari ini sudah berkenan untuk bisa bersama-sama berdialog dengan kita, berdiskusikan dengan kita di pagi hari ini," kata dia.
Cucun menegaskan DPR akan mengawal aspirasi masyarakat Pati dan segera menindaklanjuti seluruh keluhan yang disampaikan kepada pemerintah.
"Dan juga apa yang nanti disampaikan kita akan terus mengawal aspirasi-aspirasi dari bapak ibu sekalian yang disampaikan. Kita akan terus dampingi apa yang ingin segera ditindaklanjuti oleh pemerintah melalui DPR,"Â jelas dia.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331500/original/076683900_1787547059-cek_fakta_-_petugas_haji.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329037/original/095568800_1787217508-Screenshot_2026-08-20_160444.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309638/original/028473800_1785232963-cek_fakta_-_bansos_balita.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331592/original/036543500_1787551991-IMG_3556.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330238/original/076704100_1787360244-un6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328441/original/019598000_1787194888-pal2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330007/original/084292800_1787308561-FotoGrid_20260820_214452133.jpg)