Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Relawan Militan Gibran Nusantara sekaligus Ketua Umum Jokowi Mania (Joman) Andi Azwan membantah adanya intervensi atau cawe-cawe dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam proses hukum kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa.
Hal itu disampaikannya usai menghadiri persidangan agenda nota keberatan (eksepsi) Dokter Tifa di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (9/7/2026).
Andi pun menegaskan, Jokowi adalah sosok yang menjunjung tinggi supremasi hukum.
Advertisement
“Pak Jokowi itu adalah seorang negarawan yang sangat taat hukum. Ini membuktikan tidak ada cawe-cawe daripada Pak Jokowi. Ini perlu kita pointer untuk itu ya,” kata dia di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (9/7/2026).
“Karena selama ini di-framing ya oleh mereka semua bahwa Pak Jokowi cawe-cawe dalam persidangan, cawe-cawe dalam hal penangkapan, cawe-cawe ya dalam hal masalah tersangka. Tidak ada sama sekali,” sambung dia.
Andi lalu menyatakan kesiapan Jokowi untuk hadir langsung di persidangan jika diminta oleh pengadilan.
Dia menambahkan bahwa tudingan mengenai ijazah palsu ini justru menjadi momen yang dinantikan oleh Jokowi untuk membuktikan kebenaran di hadapan publik.
Menurut Andi, Jokowi berkomitmen untuk menunjukkan dokumen asli guna mematahkan berbagai narasi negatif yang selama ini beredar.
“Saya katakan dan juga Pak Jokowi sendiri sudah mengatakan di Solo kan bahwa beliau itu akan hadir. Akan membawa semua ijazah beliau, dari SD, SMP, dan SMA ya. Karena ini adalah momen yang ditunggu,” ucap Andi.
“Kami pun, saya pun ber-empat mata dengan beliau juga mengatakan itu. Karena apa? Ini adalah momen yang ditunggu oleh beliau untuk membuktikan kepada masyarakat Indonesia bahwasanya selama ini digoreng-goreng, bahwa selama ini di-framing gitu loh oleh mereka ini, dia mempunyai ijazah asli itu. Akan ditunjukkan kepada masyarakat Indonesia ya kira-kira itu kemungkinan sidang kelima untuk kita,” sambungnya.
Tidak Ada Framing
Lebih lanjut, Andi mengonfirmasi kesiapan kehadiran Jokowi adalah bentuk ketaatan sebagai warga negara.
Ketika ditanya mengenai kepastian kehadiran jika ada permintaan dari pengadilan, Andi menjawab tegas.
“Hadir. Saya katakan akan hadir untuk itu. Akan dibawa ijazah beliau, ijazah SD, SMP, sedangkan ijazah SMA dan S1 sudah ada di barang bukti pengadilan ya," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Andi juga menyampaikan pesan. Dia mengingatkan proses hukum ini telah dipengaruhi oleh kekuasaan dan meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh upaya adu domba.
“Jangan ada lagi framing mengatakan ini KUHP-nya Solo. Karena mereka melakukan hal itu, melakukan framing itu, dan kita ketahui mereka sendiri penasihat hukumnya sudah pecah belah untuk itu ya," tutur dia.
Andi Azwan juga berpesan agar masyarakat tetap menjaga kondusivitas dan persatuan selama proses hukum berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
“Jadi saya berpesan kepada masyarakat seluruh masyarakat Indonesia, jaga persatuan dan kesatuan. Jangan terprovokasi, jangan dimakan namanya framing dari mereka karena intinya mereka ingin mencoba juga adu domba nanti kita. Tapi kita tetap satu dari satu kesatuan untuk Indonesia ke depan, Indonesia yang maju,” pungkasn Andi Azwan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5532976/original/075889100_1773717683-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-17T102114.591.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560136/original/057890300_1776659894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-20T113652.901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291655/original/029171400_1783572083-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T113921.353.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292502/original/074079400_1783601067-IMG_1730.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1216097/original/056335700_1500809346-Screen_Shot_2017-07-23_at_17.34.30.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288261/original/009625500_1783308426-eng4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4251091/original/011186900_1670306483-latihanspanyol2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288083/original/090522600_1783298244-nor10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259009/original/093710600_1781434062-gabriel_magalhaes_ismael_saibari_brasil_maroko_ap_matt_slocum.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5339733/original/047775700_1757121903-MAROKO_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710894/original/015901700_1782791233-000_B8QK288.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288075/original/063090000_1783298243-nor2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261560/original/020942400_1781744954-AP26168812020257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8533766/original/020200500_1782467606-1001399186.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8955735/original/023506500_1782973452-tif7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8955727/original/010034400_1782973448-tif1.jpg)