Identitas 3 Korban Hilang Akibat Ledakan Bom Bekas Perang Dunia II di Biak

Pencarian saat ini difokuskan di area pantai.

Diterbitkan 01 Juni 2026, 17:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tim SAR gabungan masih mencari tiga warga yang dilaporkan hilang setelah ledakan bom bekas Perang Dunia (PD) II di Komplek Perikanan, Jalan Walter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Biak, Papua. Ketiga korban adalah Yulianus Raubaba (26), Lae Madura (45), dan Abis Marandof (27).

Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan mengatakan, pencarian saat ini difokuskan di area pantai. Sebab, lokasi utama ledakan masih belum dinyatakan aman untuk dimasuki petugas.

"Pencarian saat ini masih dipusatkan di lini luar yakni di bagian pantai karena untuk melakukan pencarian di sekitar TKP masih dinilai belum aman," kata Ari, Senin (1/6/2026).

Menurut dia, area di sekitar titik ledakan belum disentuh karena masih menunggu proses sterilisasi dari tim penjinak bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Papua. Setelah lokasi dinyatakan aman, tim SAR gabungan yang terdiri atas Basarnas, Polres Biak Numfor, Kodim Biak, dan unsur terkait lainnya akan melakukan pencarian lebih lanjut di sekitar TKP.

Selain pencarian korban, penyidik juga akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki insiden tersebut.

Warga Dilarang Dekati Lokasi Ledakan

Ari meminta warga tidak mendekati lokasi ledakan. Dia khawatir masih ada sisa bom bekas PD II.

"Sejak kemarin (Minggu) juga masyarakat diimbau tidak mendekati TKP karena dikhawatirkan masih ada bom lainnya," ujarnya, dilansir Antara.

Ledakan bom bekas PD II itu terjadi pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 14.45 WIT. Peristiwa tersebut juga menyebabkan lima orang meninggal dunia, yakni Deflin Raubaba (41), Moris Raubaba (24), Karmila Ayorbaba (25), Israel Raubaba (7), dan Isril Raubaba (5).