Survei IPO: Elektabilitas PAN Tembus 5,1 Persen, Zulhas Masuk Daftar Capres

Seiring dengan meningkatnya elektabilitas PAN, Ketua Umum Zulkifli Hasan juga masuk dalam daftar tokoh politik yang dijagokan sebagai calon presiden 2029.

oleh Wisnoe MoertiDiterbitkan 10 Agustus 2026, 15:09 WIB
Zulkifli Hasan alias Zulhas mengaku, aspirasi kader merupakan suara kehormatan, namun sekaligus beban baginya yang kembali memintanya menjadi Ketua Umum PAN atau Ketum PAN. (Liputan6.com/Delvira Hutabarat)

Liputan6.com, Jakarta - Partai Gerindra masih berada di daftar partai dengan elektabilitas tertinggi. Partai Amanat Nasional (PAN) menembus jajaran partai besar di tanah air. 

Hal itu tergambar dari hasil survei yang dilakukan lembaga penelitian Indonesia Political Opinion (IPO). Survei dilakukan 27 Juli-3 Agustus 2026. Hasil survei menyebutkan, Partai Gerindra memperoleh elektabilitas 17,5 persen. Posisi kedua, PDIP dengan elektabilitas 12,8 persen.

Menyusul di belakangnya, ada Partai Golkar dengan 10,4 persen, Partai Demokrat 8,1 persen, PKB 7 persen. PAN masuk daftar jajaran partai besar dengan elektabilitas mencapai 5,1 persen. 

Disusul kemudian PKS 4,6 persen, dan Partai NasDem 4,4 persen, PSI 1,9 persen, PPP 1,6 persen, Perindo 0,9 persen, Partai Gerakan Rakyat 0,5 persen.

"Tentu dimaklumi sebagai parpol penguasa, Gerindra cenderung mampu mengambil alih porsi pemilih yang sebelumnya dikuasai PDIP,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, melalui siran pers dikutip Senin (10/8/2026).

Zulhas Masuk Daftar Capres

Seiring dengan meningkatnya elektabilitas PAN, Ketua Umum Zulkifli Hasan juga masuk dalam daftar tokoh politik yang dijagokan sebagai calon presiden 2029. Nama Zulhas disejajarkan dengan nama ketua umum parpol lainnya. 

Elektabilitas capres tertinggi masih dipegang Ketum Gerindra Prabowo Subianto sebesar 23,4 persen. Disusul Dedi Mulyadi 21,7 persen, Anies Baswedan dengan 11,5 persen. Kemudian Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 4,5 persen, Ganjar Pranowo 4,1 persen, dan Gibran Rakabuming Raka 3,9 persen, Sherly Tjoanda 2,1 persen.

Selanjutnya ada nama Mahfud MD 1,7 persen, Purbaya Yudhi Sadewa 1,5 persen, Muhaimin Iskandar 1,2 persen, dan Zulkifli Hasan 1 persen. 

Survei nasional Indonesia Political Opinion (IPO) dilaksanakan pada 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 terhadap 1.200 responden yang dipilih menggunakan metode multistage random sampling. Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sekitar ±2,9 persen.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya