Liputan6.com, Jakarta - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mulai menggenjot pengangkutan sampah di lahan kosong yang dijadikan tempat pembuangan sampah (TPS) liar, Kramat Jati, Jakarta Timur, yang sebelumnya terbakar.
Menurut Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Humas) DLH DKI Jakarta Yogi Ikhwan, seluruh proses pengangkutan sampah ditargetkan rampung dalam 4-5 hari ke depan usai proses pemadaman api selesai.
Advertisement
“Kemarin itu fokus pemadaman, hari ini sudah mulai pengangkutan sampahnya,” kata Yogi saat dikonfirmasi, Senin (3/8/2026).
Menurut dia, pengangkutan secara penuh baru dapat dilakukan setelah api benar-benar padam. Yogi menargetkan seluruh sampah di lokasi tersebut dapat diangkut dalam waktu empat hingga lima hari sejak proses pembersihan dimulai.
“Jadi sekitar 4-5 hari ke depan beres semua, insyaallah,” katanya.
Kondisi Terkini TPS Liar Kramat Jati
Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta akan menutup lokasi tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Kramat Jati, Jakarta Timur setelah proses pembersihan sampah selesai dilakukan.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Humas) DLH DKI Jakarta Yogi Ikhwan mengatakan, DLH akan memasang spanduk larangan di lokasi bekas TPS liar. Hal ini dilakukan agar lokasi tidak kembali dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan sampah ilegal.
“Kita pasang spanduk larangan dan kita berkoordinasi dengan lurah dan camatnya untuk ada petugas yang akan melakukan pengawasan di situ,” kata Yogi saat dikonfirmasi, Senin (3/8/2026).
Di sisi lain, Yogi mengungkapkan bahwa status kepemilikan lahan bekas TPS liar tersebut hingga kini masih belum jelas karena masih dalam sengketa.
“Ya masih sengketa,” kata dia.