Penyebab Kabel Semrawut Jakarta Tak Bisa Dirapikan Serentak

Perda SJUT menjadi dasar Pemprov DKI Jakarta menata kabel semrawut.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 08 Juli 2026, 15:34 WIB
Kabel utilitas semrawut melintang di atas Jalan Ciledug Raya, Kawasan Seskoal, Kebayoran Lama, Jakarta, Selasa (8/8/2023). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Pramono: Penataan Kabel Semrawut Tak Bisa Sekaligus karena Kompleks

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut bahwa penataan kabel semrawut di ibu kota tidak dapat dilakukan secara serentak. Hal ini sebab kompleksitas jaringan utilitas yang tersebar di berbagai wilayah.

BACA JUGA: Penumpang Ojol Jadi Korban Kabel Menjuntai di Kawasan Widya Chandra, Jakarta Selatan

Meski begitu, Pramono menyatakan Jakarta telah mulai melakukan penataan kabel semrawut di sejumlah titik setelah terbitnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT).

“Hanya memang tidak bisa semuanya dilakukan secara bersamaan karena persoalan kabel ini begitu banyak dan kompleks. Tetapi dengan adanya Perda itu, maka segera dimulai,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/7/2026).

Pramono menjelaskan Perda SJUT menjadi dasar bagi Pemprov DKI untuk mulai memasukkan dan menata jaringan kabel agar lebih tertib. Ia menyebut proses tersebut sudah berjalan di beberapa lokasi.

“Sejak adanya Perda tentang SJUT dan kemudian langkah untuk memasukkan serta mengatur kabel yang ada di Jakarta, segera kita mulai. Beberapa titik kan sudah dimulai,” katanya.

 

Siswa Tersangkut Kabel Menjuntai

Sebelumnya, seorang pelajar perempuan tewas setelah terlibat kecelakaan di Jalan Lauser, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2026). Korban terjatuh dari sepeda motor yang setangnya tersangkut kabel menjuntai, kemudian terlindas bus sekolah yang melintas.

Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 06.10 WIB. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adiwibowo mengatakan, mulanya sepeda motor Honda PCX yang dikendarai DJ melintas di Jalan Lauser, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“Setir kanan motor nyangkut di kabel yang menjuntai di tiang listrik,” kata Joko saat dihubungi, Kamis (18/6/2026).

Akibat setang tersangkut kabel, pengendara langsung mengerem mendadak hingga motor kehilangan keseimbangan.

Pengendara terjatuh ke sisi kanan jalan. Sedangkan penumpangnya, seorang pelajar perempuan berinisial KAEP, terpental ke sisi kiri. Di saat bersamaan, sebuah bus sekolah melintas di lokasi.

Korban yang terjatuh ke sisi kiri jalan kemudian terlindas bus.

“Yang meninggal penumpangnya, perempuan,” ujar Joko.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya