Liputan6.com, Jakarta - Polisi mengungkap penyebab kecelakaan tunggal bus Transjakarta di Jalan Letjen MT Haryono arah barat, tepatnya di depan Menara Hijau Cikoko, Jakarta Selatan. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (22/6/2026) sekitar pukul 05.10 WIB dan menyebabkan pengemudi mengalami luka-luka.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani mengatakan, kecelakaan bermula saat bus yang dikemudikan melaju dari arah timur menuju barat. Saat tiba di lokasi kejadian, bus diduga kurang hati-hati dan tidak fokus sehingga menabrak separator busway di sisi kiri jalan.
Advertisement
“Sesampainya di TKP depan Menara Hijau Cikoko diduga karena kurang hati-hati dan konsentrasi sehingga kendaraan menabrak separator busway di sisi kirinya lalu terjadilah tabrakan,” kata Ojo, Senin siang.
Akibat kejadian tersebut, bagian depan bus mengalami kerusakan cukup parah. Sementara pengemudi mengalami luka memar pada dahi dan robek di pelipis kiri, dan langsung dilarikan ke RS Tebet untuk mendapatkan perawatan medis.
Ojo menambahkan, pengemudi diduga melanggar Pasal 106 jo Pasal 283 jo Pasal 310 ayat (2) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Transjakarta Minta Maaf
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tersebut. Dia memastikan tidak ada pelanggan di dalam bus saat kecelakaan terjadi.
“Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas insiden kecelakaan tunggal bus operator MYS (nomor bodi 19216) di Cikoko arah Pluit, Senin (22/6) pagi, yang sempat memicu kepadatan lalu lintas,” kata Ayu.
Ayu memastikan Transjakarta bergerak cepat melakukan proses evakuasi terhadap armada yang mengalami kecelakaan agar tidak mengganggu operasional layanan maupun arus lalu lintas lebih lama.
Ayu mengatakan proses evakuasi telah selesai dilakukan pada pukul 08.20 WIB. Setelah evakuasi rampung, operasional layanan di sejumlah halte terdampak kembali berjalan normal.
“Evakuasi telah selesai dilakukan sejak pukul 08.20 dan layanan di Halte Cikoko serta Halte Tebet Eco Park sudah kembali beroperasi normal melayani pelanggan,” tutur Ayu.
Dia menegaskan pelanggan kini dapat kembali menggunakan layanan Transjakarta di kedua halte tersebut tanpa gangguan operasional.