Respons Pimpinan MPR usai SMAN 1 Pontianak Tolak Final Ulang Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menanggapi sikap SMAN 1 Pontianak yang menolak untuk terlibat dalam final ulang lomba cerdas cermat (LCC) empat Pilar.

oleh DelviraDiterbitkan 16 Mei 2026, 19:07 WIB
Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno. (Dok. Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno merespons sikap SMAN 1 Pontianak yang menolak untuk terlibat dalam final ulang lomba cerdas cermat (LCC) empat Pilar. Ia menyebut pihaknya menghormati keputusan tersebut.

“Surat resmi dari SMAN 1 Pontianak sudah kami diterima dan kami menghormati sikap tersebut. Dialog sudah kami lakukan dengan pihak SMAN 1 secara terbuka dan penuh kekeluargaan ketika Kepala dan Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak bersilaturahim ke MPR RI pada hari Kamis (14 Mei),” kata Eddy pada Wartawan, Sabtu (16/5/22026).

Eddy juga menanggapi isu dugaan intimidasi dari oknum tertentu terhadap Josepha dan rekan-rekannya di grup C SMAN 1 Pontianak. Ia menegaskan tidak boleh ada intimidasi dalam bentuk apa pun terhadap Josepha, rekan satu grupnya, maupun pihak SMAN 1 Pontianak sebagai institusi.

“Tidak boleh ada intimidasi dalam bentuk apapun terhadap Josepha, rekan-rekan satu grupnya maupun SMAN 1 Pontianak. Sikap mereka wajib dihormati dan saya berkomitmen melindungi mereka dari intimidasi dalam bentuk apapun,” tegas Eddy.

Waketum PAN ini ⁠⁠menjelaskan Pimpinan MPR terbuka dan mengapresiasi support berbagai pihak terhadap Josepha Alexandra dan rekan-rekannya di SMA 1 Pontianak Kalimantan Barat.

“Ini menjadi momentum perbaikan terus menerus bagi rangkaian acara LCC Empat Pilar MPR RI sekaligus perbaikan bagi berbagai metode Sosialisasi Empat Pilar MPR ke depannya,” jelas Eddy.

Eddy juga menghargai kebesaran hati pimpinan SMAN 1 Pontianak yang siap membantu SMAN 1 Sambas selaku juara 1 lomba, untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya menghadapi tahapan final nantinya.

“Saya salut dengan sikap kesatria dan sportivitas tinggi dari seluruh civitas SMAN 1 Pontianak yang tidak hanya siap mendukung juara 1 lomba untuk maju ke tahapan final lomba nasional LCC, namun juga semangat mereka untuk tetap mengikuti LCC MPR RI di tahun-tahun mendatang," pungkasnya.

 

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikuti Perlombaan Ulang

Ketua MPR Putuskan Lomba Cerdas Cermat di Kalbar Diulang

Diketahui, MPR memutuskan final Lomba Cerdas Cermat empat pilar di Kalimantan Barat dilakukan ulang. Pengulangan itu buntut kasus juri salah memberikan penilaian saat final dan berbuntut polemik di masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan mengikuti pengulangan lomba.

"SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba LCC yang diulang, sebagaimana informasi yang disampaikan oleh MPR RI,” demikian kutipan pernyataan sikap SMAN 1 Pontianak, dikutip dari instagram @smasaptk.informasi pada Kamis 14 Mei 2026.

Pada pernyataan sikap yang ditanda tangani Kepala SMAN 1 Pontianak Indang Maryati itu, sekolah menyatakan langkah yang dilakukan bukan merupakan upaya atau pun menjatuhkan kredibilitas lembaga, penyelenggara lomba, maupun individu tertentu.

"Sejak awal, SMAN 1 Pontianak tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba, melainkan semata-mata untuk memperoleh kejelasan melalui klarifikasi terhadap poin-poin yang dipersoalkan. SMAN 1 Pontianak menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan serta menyampaikan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas sebagai perwakilan Kalimantan Barat pada ajang LCC 4 Pilar tingkat nasional," demikian bunyi sikap SMAN 1 Pontianak.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya