Kecelakaan Truk di Blora: Gagal Nanjak, Tiang Listrik Roboh

Truk dump Isuzu K 9557 AD gagal menanjak di Dukuh Karang Pace, Blora, Rabu (19/8/2026) pukul 10.15 WIB. Tiang listrik roboh, sopir selamat.

Diterbitkan 20 Agustus 2026, 05:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tiang listrik roboh dan menutup sebagian jalur Blora–Randublatung setelah kecelakaan truk terjadi di Dukuh Karang Pace, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 10.15 WIB.

Insiden ini melibatkan truk dump Isuzu bernomor polisi K 9557 AD. Pengemudinya, S, warga Desa Brabowan, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, dilaporkan selamat tanpa luka.

Polisi menyebut peristiwa terjadi di ruas menanjak kawasan Dukuh Karang Pace. Keterangan tersebut disampaikan Kasatlantas Polres Blora AKP Anggito Erry Kurniawan melalui Kanit Gakkum Satlantas Ipda Bayu Destya.

Lokasi Tanjakan di Klopoduwur, Truk Mundur Hantam Tiang Listrik

Sebelum kejadian, truk melaju di Jalan Raya Blora–Randublatung dan mencapai tanjakan di Dukuh Karang Pace, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo. Di titik ini, kendaraan kehilangan kemampuan untuk terus naik.

"Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di Dukuh Karang Pace, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, kendaraan tersebut melintasi jalan tanjakan. Namun, truk tidak bisa menanjak dengan baik sehingga berjalan mundur," kata Ipda Bayu Destya kepada Liputan6.com, Rabu (19/8/2026).

"Akibat kejadian tersebut, tiang listrik roboh ke badan jalan. Untuk pengemudi kendaraan tidak mengalami luka," ujarnya.

Respons Polisi dan PLN di Jalur Blora–Randublatung

Petugas Satlantas Polres Blora yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan penanganan awal. Titik kejadian diberi pembatas agar pengguna jalan lain tidak terdampak risiko tambahan.

Polisi berkoordinasi dengan petugas PLN guna memastikan kondisi jaringan listrik di sekitar lokasi serta mempercepat evakuasi tiang yang roboh dari badan jalan.

Pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas diterapkan untuk mencegah kemacetan serta mengurangi potensi kecelakaan susulan di koridor Blora–Randublatung.

Evakuasi truk dan tiang listrik dilakukan dengan memperhatikan keselamatan pengguna jalan, mengingat terdapat kabel dan material jaringan listrik di sekitar badan jalan.

"Petugas langsung mendatangi TKP, kemudian menghubungi petugas PLN, melakukan pengalihan arus lalu lintas, serta melakukan evakuasi kendaraan dan tiang listrik. Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan kepada pimpinan," jelas Ipda Bayu.

Kecelakaan Tunggal, Imbauan untuk Kendaraan Berat

Kepolisian memastikan peristiwa ini merupakan kecelakaan tunggal. Tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam kejadian tersebut.

Pengamanan dilakukan di lokasi hingga proses evakuasi serta penanganan jaringan listrik dinyatakan selesai oleh petugas terkait.

Polisi menyampaikan imbauan khusus bagi pengemudi kendaraan berat agar lebih waspada saat melintasi ruas bertanjakan maupun turunan.

"Pengemudi kendaraan, terutama kendaraan berat, kami imbau selalu memperhatikan kondisi kendaraan dan medan jalan. Pastikan kendaraan mampu melintasi tanjakan dengan aman sehingga kejadian serupa tidak terulang," pungkas Ipda Bayu.