Polisi Buka Suara soal Jasad Dokter Koas UI di Guest House Lampung

Polisi tak mau berspekulasi penyebab kematian korban karena masih penyidikan.

Diterbitkan 22 Juli 2026, 18:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Polisi buka suara soal penemuan jasad dokter koas Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Zulfikar (25), di kamar mandi Guest House Sakinah, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Metro Pusat, Lampung, pada Selasa (21/7/2026) malam. Temuan jasad Zulfikar sempat menggegerkan warga.

Korban diketahui merupakan dokter muda yang sedang menjalani pendidikan profesi di Rumah Sakit Sukadana, Kabupaten Lampung Timur. Kapolres Metro, AKBP Hangga Utama Darmawan, menegaskan penyebab kematian korban hingga kini masih didalami penyidik.

"Masih dalam proses pendalaman. Untuk hasilnya masih terus didalami oleh tim penyelidik," kata Hangga saat dikonfirmasi, Rabu (22/7/2026).

Ia juga meluruskan isu yang menyebut korban meninggal akibat dugaan pembunuhan. Menurutnya, keterangan saksi serta bukti-bukti masih dikumpulkan.

"Belum ada kesimpulan mengarah ke pembunuhan. Tim masih bekerja melakukan penyelidikan di lapangan. Perkembangan selanjutnya akan disampaikan Kasat Reskrim. Situasi kamtibmas di Kota Metro tetap aman dan kondusif. Kami minta masyarakat mempercayakan proses penyelidikan kepada kepolisian," bebernya.

 

Rekan Korban Curiga karena Tak Bisa Dihubungi

Sementara itu, penjaga Guest House Sakinah, Hendri, mengungkapkan jasad korban pertama kali ditemukan setelah salah seorang rekan Zulfikar datang ke penginapan karena merasa khawatir.

Menurut Hendri, rekan korban mengaku berkali-kali menghubungi Zulfikar melalui telepon maupun WhatsApp, namun tidak mendapat respons.

"Temannya datang karena telepon tidak diangkat dan WhatsApp juga tidak dibalas. Akhirnya kami sama-sama mengecek ke kamar dan mengetuk pintu, tapi tidak ada jawaban," tutur Hendri.

Karena tak ada respons, mereka kemudian membuka pintu kamar. Saat masuk, korban tidak berada di atas tempat tidur.

"Begitu pintu dibuka, korban tidak ada di kasur. Setelah dicek ke kamar mandi, ternyata sudah tergeletak di sana," sebutnya.

Mengetahui kondisi tersebut, Hendri segera melapor kepada pengurus RT dan RW setempat. Informasi itu kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.

Tak lama berselang, petugas Polres Metro bersama Tim Inafis tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi.

Hendri mengatakan, Zulfikar berasal dari Kalimantan dan telah cukup lama tinggal di penginapan tersebut, bahkan sejak sebelum Ramadan.

"Beliau sudah lama tinggal di sini. Korban merupakan dokter muda yang bertugas di Rumah Sakit Sukadana, Lampung Timur," ujarnya.

Usai proses olah TKP, jasad korban dievakuasi sekitar pukul 21.00 WIB ke RSUD Ahmad Yani Kota Metro untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian dokter koas tersebut.

Kamar penginapan yang menjadi lokasi penemuan jasad dokter koas Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) di Kota Metro, Lampung dipasang garis polisi. (Liputan6.com/Ardi Munthe).