Liputan6.com, Jakarta - Banjir bandang yang menerjang Kebun Tanjung Beringin, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada November 2025 menyisakan dampak panjang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sejumlah perempuan pelaku UMKM bahkan kehilangan peralatan usaha hingga terpaksa berhenti berjualan.
Salah satunya Rusmiyani (35), penjual air rebusan. Saat banjir menerjang, dia tidak sempat menyelamatkan sejumlah peralatan dan perlengkapan usahanya.
Advertisement
“Banjir semalam itu kan, Bu, sampai jam 12 malam air santer gitu, Bu, derrr, jadi enggak sempat menyelesaikan barang-barang tadi kayak dandang, galon, lemari-lemari habislah, Bu. Ngungsi kami, Bu. Ada bantuan-bantuan makan, tapi saya nangis juga, Bu. Ya Allah, kok usaha yang dirintis kok bisa begini,” ungkap Rusmiyani.
Kehilangan peralatan membuat Rusmiyani belum mampu kembali menjalankan usahanya hingga kini.
“Untuk memulai lagi kok enggak mungkin gitu, Bu, enggak ada yang bisa diselamatkan. Sampai sekarang saya enggak jualan lagi, Bu,” ujarnya.
Kondisi serupa juga dialami sejumlah pelaku UMKM lain di kawasan tersebut. Mereka menjalankan beragam usaha, mulai dari kerajinan sapu lidi, bertani sayuran, hingga berjualan cireng, dimsum, rujak serut, dan mi sop ayam.
Sumiati (50), misalnya, membuat kerajinan sapu lidi dengan memanfaatkan limbah daun kelapa sawit sebagai bahan baku. Namun, proses produksi hingga pemasaran masih dilakukan secara sederhana dan mengandalkan promosi dari mulut ke mulut.
Dari kelompok perajin tersebut, hanya satu orang yang memiliki telepon genggam dan menggunakan aplikasi WhatsApp. Akses terhadap platform digital lainnya masih sangat terbatas.
Kondisi itu membuat mereka kesulitan mencari referensi maupun tutorial untuk mengembangkan produk kerajinan melalui YouTube, TikTok, dan platform digital lainnya.
Sementara itu, Linda (35) menjadi salah satu pelaku UMKM yang telah memanfaatkan media digital. Dia menggunakan TikTok untuk mempelajari pembuatan kerajinan tangan, seperti bunga dan aksesori.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332174/original/028949100_1787638434-Picture1.jpg)
Pengabdian Masyarakat UI
Melihat kondisi tersebut, tim pengabdian masyarakat Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia (SPPB UI) menggelar program Sekolah Perempuan dan Pengusaha UMKM Berbasis Digital pascabencana banjir.
Dosen Kajian Pengembangan Perkotaan SPPB UI Lita Sari Barus mengatakan pendampingan tersebut diperlukan untuk membantu perempuan pelaku UMKM memulihkan usaha sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga setelah terdampak bencana.
Menurut Lita, penguatan kapasitas pelaku UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital diharapkan dapat membantu mereka mengembangkan produksi dan memperluas pemasaran.
Kegiatan tersebut berlangsung pada 19–21 Juli 2026 dengan menyasar karyawan, buruh, pensiunan pekerja PT Langkat Nusantara Kepong (LNK), serta masyarakat di sekitarnya.
Tim pengabdian masyarakat SPPB UI yang terlibat dalam kegiatan tersebut antara lain Dr. Shobichatul Aminah, M.Si. dan Ashri Prawesthi D., S.T., M.Si. Mereka tergabung dalam Laboratorium Transdisipliner T-SMART SPPB UI.
Program tersebut didukung PT LNK melalui Group Manager Rayon Stabat Ir. Sarjana B., M.Si., yang didampingi Assistant Divisi III PT LNK Immanuela Putri D.R. sebagai mitra kegiatan.
Advertisement
Didorong Berkelompok dan Manfaatkan Digital
Kegiatan pendampingan dilakukan dengan mendatangi rumah-rumah warga yang menjadi lokasi berkumpulnya pelaku UMKM dan masyarakat. Cara tersebut ditempuh karena lokasi tempat tinggal dan usaha warga yang saling berjauhan.
Dalam pertemuan tersebut, tim berdiskusi dengan para pelaku UMKM mengenai alasan mereka memulai usaha, berbagai kendala yang dihadapi, serta solusi yang telah dilakukan untuk mempertahankan usaha dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Para pelaku usaha juga menceritakan perjalanan usaha mereka, mulai dari awal merintis hingga kondisi setelah terdampak banjir.
Tim kemudian memberikan konsultasi dan gagasan untuk membantu para pelaku UMKM membentuk kelompok usaha.
Pengorganisasian tersebut diarahkan agar proses produksi dan pemasaran dapat dilakukan secara bersama, baik melalui cara konvensional maupun dengan memanfaatkan platform digital yang dapat mereka akses.
Selain pendampingan, tim memberikan sejumlah bantuan untuk mendukung pemulihan usaha. Bantuan tersebut antara lain dandang untuk merebus air, talenan, pisau, serutan, ulekan, bibit bayam dan kangkung, kompor gas portabel, serta bahan baku kerajinan untuk membuat bunga dan aksesori.
Para peserta juga mendapatkan sembako berupa minyak goreng, gula, dan mi pada akhir kegiatan.
Pendampingan tersebut diharapkan tidak hanya membantu pelaku UMKM memulai kembali usahanya setelah kehilangan akibat banjir, tetapi juga membuka akses terhadap pemasaran yang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318340/original/035315600_1786092351-Screenshot_2026-08-07_154428.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331817/original/055880700_1787567222-BSU_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311576/original/011498300_1785406882-kemenhaj_petugas_haji_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4409778/original/074363200_1682745589-PPATK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332173/original/025811200_1787638434-Picture2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331889/original/097999300_1787580460-1001593669.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331843/original/005941500_1787569908-WhatsApp_Image_2026-08-24_at_5.57.45_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331832/original/092324700_1787568803-WhatsApp_Image_2026-08-24_at_5.25.52_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331707/original/005272000_1787560453-WhatsApp_Image_2026-08-24_at_3.08.43_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331533/original/076101900_1787549118-sss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331641/original/014671000_1787555747-WhatsApp_Image_2026-08-24_at_1.58.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331640/original/033981300_1787555280-WhatsApp_Image_2026-08-24_at_1.39.07_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331592/original/036543500_1787551991-IMG_3556.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331530/original/003367600_1787548867-WhatsApp_Image_2026-08-24_at_11.38.18_AM.jpeg)