Daftar Aset Hanania Group yang Disita Polisi

Polisi menyita sejumlah aset milik tersangka kasus dugaan penipuan perjalanan umrah Hanania Group, termasuk sebidang tanah di Semarang.

Diterbitkan 30 Juni 2026, 11:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Polda Metro Jaya menyita sejumlah aset milik tersangka kasus dugaan penipuan perjalanan umrah Hanania Group, Ahmad Syah Farhan Rachman (ASFR). Aset yang disita terdiri atas tanah, bangunan, kendaraan, hingga sebidang tanah di Semarang yang nilainya disebut cukup tinggi.

“Ada aset bergerak, ada aset tidak bergerak. Ada tanah, ada bangunan, kemudian kendaraan juga ada. (Aset-aset) atas nama orang lain," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imannuddin kepada wartawan, Selasa (30/6/2026).

Iman mengatakan penyitaan aset tersebut tidak hanya dilakukan untuk kepentingan proses hukum, tetapi juga diharapkan dapat membantu memulihkan kerugian yang dialami para jemaah.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi salah satu upaya kita untuk memulihkan kerugian korban, atau bisa digunakan oleh korban untuk mengurangi kerugian, atau bahkan harapan kami bisa jadi salah satu upaya memberangkatkan korban kembali,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, salah satu aset yang memiliki nilai cukup tinggi adalah sebidang tanah di Semarang. Menurutnya, aset tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk membantu memberangkatkan kembali jemaah yang gagal berangkat ke Tanah Suci.

“Ini ada aset yang bersangkutan di Semarang, nilainya lumayan. Mudah-mudahan bisa digunakan untuk berangkatkan,” tandas Iman.

 

Telurusi Aset Lain

Iman menegaskan penyidik masih terus mengembangkan perkara dengan menelusuri aset lain yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut. Langkah itu dilakukan agar pemulihan kerugian para korban dapat dilakukan secara maksimal.

“Kita tidak berhenti sampai di sini saja. Tidak berhenti hanya meminta pertanggungjawaban atas perbuatan dari tersangka, tapi kita juga berupaya semaksimal mungkin untuk membantu melakukan pemulihan kerugian korban,” tegasnya.