Lansia 64 Tahun Diduga Bunuh Diri Usai Dirundung dan Dituduh Mencuri

Seorang lansia diduga bunuh diri setelah mengalami perundungan di lingkungan tempatnya bekerja.

Diterbitkan 09 Mei 2026, 23:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Polisi memastikan kematian seorang lansia berinisial S (64), warga Desa Gedangsewu, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, diduga akibat bunuh diri setelah mengalami tekanan psikologis, karena perundungan di lingkungan tempatnya bekerja.

Kasatreskrim Polres Tulungagung Iptu Andi Wiranata Tamba mengatakan, kesimpulan tersebut diperoleh setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari pemeriksaan saksi, analisis rekaman CCTV, hingga gelar perkara.

“Hasil penyelidikan tidak menemukan unsur pembunuhan. Kami justru menemukan indikasi korban mengalami tekanan mental akibat dugaan perundungan,” tutur Andi, Sabtu (9/5/2026), seperti dilansir dari Antara.

Ia menjelaskan, polisi sempat mendalami dugaan pembunuhan lantaran korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tidak wajar di dalam rumahnya.

Namun, dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan adanya motif pembunuhan seperti penguasaan harta maupun persoalan pribadi lainnya. Perhiasan yang dikenakan korban serta uang tunai sekitar Rp 16 juta juga masih tersimpan utuh.

 

Lingkungan Kerja Korban

Selain itu, rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi tidak menunjukkan adanya aktivitas orang asing yang masuk maupun keluar dari rumah korban pada rentang waktu korban diperkirakan meninggal dunia, yakni sekitar pukul 03.00 WIB hingga 05.00 WIB.

“Tidak ada jejak maupun tanda masuk paksa di sekitar rumah korban,” jelas Andi.

Penyelidikan kemudian mengarah ke lingkungan tempat korban berdagang di Pasar Tamanan. Polisi memeriksa sejumlah saksi dan mendapati informasi bahwa korban kerap mendapat tuduhan mencuri dari sesama pedagang.

Menurut Andi, kondisi tersebut diduga memicu tekanan psikologis yang memperburuk penyakit lambung dan tifus yang diderita korban hingga berujung gangguan psikosomatis.

“Kami menduga tekanan mental akibat perundungan membuat kondisi kesehatan korban terus menurun hingga akhirnya nekat mengakhiri hidup,” katanya.

Polres Tulungagung menyatakan proses penyelidikan kasus tersebut telah selesai setelah seluruh alat bukti dan keterangan saksi dianalisis secara menyeluruh.

KONTAK BANTUAN

Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.

Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.icreativelabs.sahabatku

Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.

Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.