Suasana Terkini Penggerebekan Kantor Judol di Hayam Wuruk

Brimob tampak berjaga dengan perlengkapan taktis, mulai dari helm, senjata laras panjang, hingga rompi anti peluru.

Diterbitkan 09 Mei 2026, 12:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Brigade Mobil (Brimob) Polri berjaga di sekitar kawasan perkantoran di Jalan Hayam Wuruk, Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (9/5/2026). Pengamanan tersebut terkait operasi kasus jaringan judi online internasional.

Pantauan Liputan6.com, pada pukul 12.04 WIB personel Brimob berseragam lengkap disiagakan di perkantoran Hayam Wuruk Plaza Tower. Mereka tampak berjaga dengan perlengkapan taktis, mulai dari helm, senjata laras panjang, hingga rompi anti peluru.

Sejumlah personel juga terlihat ditempatkan di area depan gedung untuk memperketat pengawasan keluar-masuk lokasi. Selain Brimob, petugas Imigrasi turut berada di lokasi mendampingi jalannya operasi.

Di dalam area gedung, penyidik terlihat hilir mudik membawa serta memeriksa sejumlah barang bukti. Beberapa kotak kontainer bertuliskan “Double Check Indonesia” juga tampak dikumpulkan di lobi kantor, bahkan sebagian dipindahkan ke area halaman gedung menggunakan roda dorong.

Suasana di sekitar lokasi pun tampak cukup ramai oleh aktivitas aparat yang masih melakukan pendalaman. Hingga saat ini, pengamanan ketat masih terus dilakukan untuk memastikan proses penindakan berjalan aman dan kondusif.

Penggerebekan Kantor Judol

Kantor yang diduga markas judi online jaringan internasional di kawasan Hayam Wuruk digerebek. Satuan Brimob Polda Metro Jaya dikerahkan untuk mengamankan operasi tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, membenarkan keterlibatan personel Brimob dalam operasi tersebut.

“Betul, personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya diturunkan untuk membantu pengamanan lokasi. Ini agar proses penyidikan, pengumpulan barang bukti, hingga pengamanan para pihak yang diduga terlibat bisa berjalan optimal,” ujar Budi, Sabtu (9/5/2026).

Dari hasil operasi, aparat kepolisian menemukan indikasi kuat adanya aktivitas judi daring yang terhubung dengan jaringan lintas negara. Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang diamankan serta mengamankan berbagai barang bukti, termasuk perangkat elektronik yang diduga digunakan untuk operasional.

Namun, pihak kepolisian belum mengungkap jumlah pasti orang yang diamankan maupun peran masing-masing, karena proses pendalaman masih berlangsung.

Budi menambahkan, rincian lengkap terkait kronologi pengungkapan akan disampaikan setelah penyelidikan awal rampung. Dia juga meminta masyarakat untuk bersabar menunggu rilis resmi.

“Kami masih bekerja membongkar jaringan ini secara menyeluruh. Informasi lengkap akan kami sampaikan setelah proses awal selesai,” katanya.

Dia menegaskan Polda Metro Jaya berkomitmen memberantas praktik perjudian online yang meresahkan masyarakat. Warga juga diimbau melapor melalui layanan 110 jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.