Pramono Anung Sebut Dua Rusun Baru Segera Dibangun

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pembangunan 11 rumah susun baru akan dibiayai melalui APBD.

Diterbitkan 29 Juni 2026, 18:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pihaknya berencana melakukan pembangunan 11 rumah susun (rusun) baru, di mana semuanya akan dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

 

“Yang rusun 11 anggarannya dari APBD. Dan kita segera mulai dua rusun di awal (tahun),” kata dia di Museum Seni Rupa dan Keramik, Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (29/6/2026).

Pramono mengatakan, pembangunan rusun baru dilakukan untuk menjawab kebutuhan hunian vertikal yang terus meningkat di Jakarta.

Selain mengandalkan APBD, Pemprov DKI juga menjalin kerja sama dengan pemerintah pusat dalam penyediaan hunian di lokasi lainnya.

“Kami juga bekerja sama dengan Kementerian Perumahan di pemerintah pusat untuk di tempat-tempat yang lainnya,” ujarnya.

Sebelumnya, menurut Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta, Kelik Indriyanto rencana pembangunan 11 rusun saat ini masih dalam proses pengusulan kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

“Pembangunan 11 rusun tersebut sedang dalam proses pengusulan ke Kementerian PKP. Besar harapan kami agar dapat didukung penuh melalui Program 3 Juta Rumah sebagai portofolio bersama antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah,” kata Kelik.

 

11 Lokasi Rusun yang Diusulkan

Kelik merinci, 11 lokasi yang diusulkan untuk pembangunan rusun meliputi Muara Angke, Marunda Cluster C, Komarudin, Rorotan IX, Cakung KM 2, Tongkol Tahap III, Marunda Cluster A, Marunda Cluster B, Semper Cakung Drain, Bojong Indah, dan Daan Mogot KM 18.

Ia berujar bahwa sasaran penghuni rumah susun sederhana sewa (rusunawa) nantinya mencakup masyarakat terprogram maupun masyarakat umum sesuai ketentuan dalam Pergub DKI Jakarta Nomor 111 Tahun 2024.