Liputan6.com, Jakarta - Video berdurasi singkat yang memperlihatkan aksi seorang guru diduga merekam area sensitif seorang siswi viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat seorang pria paruh baya mengenakan kemeja berwarna merah marun sedang duduk bersandar di lantai teras.
Advertisement
Di depannya, berdiri seorang siswi berseragam putih dan rok abu-abu yang tengah berurusan dengan dokumen. Pria tersebut secara diam-diam mengarahkan ponsel miliknya ke bagian bawah rok siswi tersebut saat korban sedang mengambil ijazah.
Menanggapi insiden tersebut, Kasi Humas Polres Subang AKP Edi Juhedi menyampaikan bahwa pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penanganan intensif terkait dugaan pelecehan tersebut.
"Saat ini masih proses pemeriksaan oleh penyidik," ujar AKP Edi Juhedi dikonfirmasi Selasa (29/9/2026).
Pihak kepolisian juga mengonfirmasi bahwa seluruh pihak yang terlibat telah dipanggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut guna mendalami motif serta kronologi kejadian.
"Baik saksi maupun korban dan terduga tersangka sedang diperiksa," tambah Edi.
Dedi Mulyadi Buka Suara
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi buka suara terkait kasus tersebut. Dia menegaskan telah melakukan pengecekan dan meminta tindakan tegas dari aparat penegak hukum.
"Saya sudah meminta Kapolres Subang untuk melakukan penyelidikan, penyidikan, penindakan sampai penahanan terhadap perilaku guru yang melakukan pelecehan," kata Dedi Mulyadi melalui akun pribadinya.
Selain mendorong proses hukum pidana, Dedi juga meminta pemerintah daerah setempat untuk memberikan sanksi administratif secara tegas kepada guru yang bersangkutan.
"Saya meminta kepada Bupati Subang untuk melakukan investigasi, termasuk memberhentikan guru tersebut apabila berstatus sebagai ASN atau guru paruh waktu," tegas dia.