Liputan6.com, Jakarta - Upaya menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat Pulau Adonara, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus dilanjutkan. Yayasan Tunas Bakti Nusantara (YTBN) berencana membangun jaringan perpipaan tahap ketiga pada November 2026.
Program pipanisasi tersebut menyasar sekitar 4.294 warga di 10 desa di Kecamatan Ile Boleng. Pembangunan tahap ketiga merupakan kelanjutan dari pengembangan jaringan air bersih yang sebelumnya telah dilakukan YTBN.
Advertisement
Pihak YTBN, Assed Lussak, mengatakan pembangunan jaringan baru diperlukan karena sebagian infrastruktur air bersih yang tersedia telah berusia puluhan tahun. Jaringan tersebut diketahui telah dibangun sejak 1968 dan beberapa kali menjalani rehabilitasi.
YTBN juga sempat mencari alternatif sumber air melalui pengeboran dan metode lainnya. Namun, upaya tersebut belum memberikan solusi yang sesuai karena justru menimbulkan persoalan baru.
"Sudah coba ngebor atau coba pakai cara lain. Tapi itu enggak works, malah timbul masalah baru," kata Assed dalam pertemuan bersama media, Selasa (29/9/2026).
Menurut Assed, sumber air yang ditemukan melalui upaya tersebut memiliki kandungan sulfur dan kapur yang tinggi. Kondisi itu membuat pembangunan dan rehabilitasi jaringan perpipaan kembali menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
"Jadi akhirnya solusi terbaik ya itu adalah pemipaan kembali. Rehabilitasi pemipaan lama dengan pemipaan yang baru," ujar Assed.
Sebelumnya, pembangunan jaringan perpipaan telah dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dikerjakan pada 2025 dengan panjang jaringan sekitar 2,3 kilometer.
Target Penambahan Jaringan Pipa
Pembangunan kemudian dilanjutkan pada 2026 dengan target penambahan jaringan sekitar 5,8 kilometer. Adapun tahap ketiga direncanakan mulai dibangun pada November 2026.
Dalam proses pembangunan, YTBN turut melibatkan masyarakat setempat. Warga yang lahannya dilalui jaringan pipa diminta memberikan persetujuan sekaligus ikut menjaga infrastruktur yang berada di tanah mereka.
"Untuk setiap tanah yang dilewati, mereka harus siap jaga pipanya juga," ucap Assed.
Program tersebut merupakan bagian dari Bakti Nusantara Adonara 2026. Kegiatannya tidak hanya mencakup pembangunan jaringan perpipaan, tetapi juga peningkatan akses sanitasi dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui program ini, YTBN menargetkan akses air bersih masyarakat semakin meningkat. Ketersediaan air juga diharapkan dapat mendukung kesehatan sekaligus aktivitas ekonomi warga, termasuk pertanian, peternakan, serta industri kecil dan menengah.