Kasus ISPA Jakarta Meningkat, Ini Penyebabnya

Masyarakat Jakarta diimbau menjaga kebersihan dan daya tahan tubuh.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 22 September 2026, 12:55 WIB
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati. (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan, Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di wilayahnya mengalami peningkatan.

"Berdasarkan data Puskesmas di DKI Jakarta, kasus ISPA di Jakarta menunjukkan peningkatan sesuai pola musiman, meningkat sekitar 15,7 persen," kata dia di Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Ani menampik, peningkatan tersebut karena disebabkan Influenza A. Menurut dia, ISPA memiliki beragam penyebab.

"Peningkatan kasus ISPA tidak serta-merta berarti seluruhnya disebabkan oleh Influenza A, karena ISPA dapat disebabkan oleh berbagai faktor risiko dan kuman penyebab," ungkap dia.

Dinkes DKI juga belum melihat adanya lonjakan kasus yang signifikan berdasarkan data kunjungan pasien di rumah sakit.

"Dari data kunjungan RS melalui SIRS Online belum dapat dikatakan terjadi lonjakan yang signifikan," ucap Ani.

 

Beri Imbauan

Meski begitu, Dinkes DKI mengimbau masyarakat tetap melakukan langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan dan mengurangi risiko penularan penyakit saluran pernapasan.

Ani meminta masyarakat tidak panik dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam aktivitas sehari-hari.

"Terutama cuci tangan dengan sabun, menggunakan masker saat sakit atau di tempat ramai, menerapkan etika batuk, serta menjaga daya tahan tubuh dengan makan bergizi seimbang, cukup minum, dan cukup istirahat," tandas Ani.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya