LRT Manggarai-Dukuh Atas Dibangun Awal 2027, DKI Siapkan Rp 2,7 Triliun

Saat ini, rute LRT Jakarta mencakup Kelapa Gading hingga Manggarai.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 16 September 2026, 17:38 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai, Rabu (16/9/2026) (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan pembangunan lanjutan LRT Jakarta dari Manggarai menuju Dukuh Atas yang ditargetkan mulai dikerjakan pada awal 2027.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut pembangunan jalur lanjutan itu membutuhkan anggaran sekitar Rp 2,7 triliun dengan panjang lintasan sekitar 2 kilometer.

“Kalau itu sudah terjadi (Manggarai ke Dukuh Atas), maka konektivitas untuk LRT Jakarta sudah tersambung secara keseluruhan,” kata Pramono usai peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai, Rabu (16/9/2026).

Pramono melanjutkan anggaran Rp 2,7 triliun untuk pembangunan LRT Manggarai-Dukuh Atas telah tersedia. Namun, kata dia, perpanjangan jalur tersebut tetap membutuhkan skema pembiayaan melalui obligasi.

“Jadi intinya bisa dari obligasi, bisa dari APBD, bisa juga dari Danantara,” ujar Pramono.

Menurut Pramono, Pemprov DKI Jakarta perlu menyiapkan sejumlah alternatif pembiayaan untuk memastikan pembangunan jaringan LRT Jakarta dapat terus berjalan.

“Jadi saya sebagai gubernur, sebagai pemimpin Jakarta tentunya harus punya berbagai alternatif pembiayaan untuk penyelesaian LRT di Jakarta ini,” tandasnya.

Adapun saat ini, rute LRT Jakarta mencakup Kelapa Gading hingga Manggarai. Jalur tersebut memiliki panjang 12,2 kilometer dan terdiri dari 11 stasiun.

 

Prabowo Minta Danantara Bantu Pramono Perpanjang LRT hingga JIS

Presiden Prabowo Subianto meminta BPI Danantara membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperpanjang rute LRT hingga Jakarta International Stadium (JIS) dan konektivitas kereta cepat Whoosh.

Menurut dia, Danantara wajib membantu Pemprov DKI dalam proyek tersebut. Sebab, DKI milik seluruh bangsa Indonesia.

"Dan tadi ada sedikit harapan ya dari Gubernur (DKI), Danantara untuk ikut dibantu, saya kira wajib membantu. Karena DKI bukan hanya milik orang yang tinggal di DKI, DKI milik seluruh bangsa," kata Prabowo saat meresmikan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai, Rabu (16/9/2026).

Dia menyampaikan bahwa Jabodetabek merupakan salah satu metropolitan terbesar di dunia. Namun, Prabowo mengapresiasi pemerintah pusat dan daerah tetap bisa mengelola serta bekerja sama dengan tertib.

"Bahwa kita bisa mengelola suatu aglomerasi, suatu metropolitan sebesar ini, 42 juta, mungkin lebih besar dari banyak negara di dunia, kita bisa mengelola dengan aman, dalam suasana demokratis, tapi tertib. Contoh yang paling baik daripada bernegara secara Indonesia," tuturnya.

Prabowo mengaku bahagia LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai dapat diresmikan. Dengan ini, Jabodetabek memiliki sistem transportasi yang lengkap mulai dari LRT, KRL, TransJakarta, Trans Jabodetabek, hingga kereta bandara.

"Tadi dikatakan, 5-6 tahun yang lalu atau 10 tahun yang lalu, siapa mengira kita bisa punya sistem transportasi seperti sekarang? Ini di Manggarai ada LRT, ada KRL, ada TransJakarta, ada Trans Jabodetabek, ya kan? Kereta bandara," ujar Prabowo.

"Ini menjadi transport hub. Dan ini nanti akan dibangun menara-menara perumahan untuk rakyat yang berpenghasilan rendah," sambung dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya