Liputan6.com, Depok - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bersama Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC) menggelar Festival Heritage, sekaligus perayaan HUT ke-312 Kaoem Depok.
Festival yang berada di Jalan Pemuda, Pancoran Mas, sebagai upaya Pemkot Depok, Jawa Barat (Jabar) untuk merawat heritage dan pariwisata sejarah Depok tempo dulu.
Advertisement
Wali Kota Depok Supian Suri mengatakan, kolaborasi bersama dengan YLCC dan Forkopimda merupakan cita-cita bersama heritage. YLCC dan Pemerintah Kota Depok memiliki tanggung jawab menjaga kekayaan budaya, salah satunya di Depok lama.
"Perjalanan sejarah hari ini sudah ada Mini Studio tentang sejarah perjalanan Cornelis Chastelein sampai Depok hari ini, ini juga menjadi bagian kekayaan kita," ujar Supian, Sabtu (27/6/2026).
Dia menjelaskan, Festival Heritage menjadi penyemangat dalam menjaga warisan sejarah. Kolaborasi Pemerintah Kota Depok dengan YLCC akan berusaha merawat dan menjaga heritage yang menjadi perjalanan sejarah Kota Depok.
"Nanti infrastruktur kita akan lakukan upaya perbaikan, tahun ini kita perbaiki pedestrian, kalau dimungkinkan kita punya alokasi anggaran yang cukup, kita juga bisa memiliki atas nama publik, kawasan heritage, apakah bangunan, gedung, karena kalau gereja, sekolah, itu kita aman," kata Supian.
Harap Buka Peluang jadi Milik Publik
Pemkot Depok menginginkan heritage yang sudah menjadi milik pribadi, dapat membuka peluang untuk di beli Pemerintah Kota Depok guna menjadi milik publik.
"Kita bisa beli, kita bisa bangun titik-titik yang lain, termasuk juga potensi yang memang enggak lepas dari sejarah hadirnya kaum Depok dan hadirnya Kota Depok," terang Supian.
Saat disinggung soal HUT Kota Depok disesuaikan dengan keberadaan Kaoem Depok, Supian akan melakukan kajian kembali. Menurutnya, proses kajian sejarah Depok membutuhkan waktu yang panjang antara keberadaan Cornelis Chastelein dengan wilayah Depok.
"Karena kalau kita mau lihat cerita tadi lahirnya kaoem Depok, di saat Cornelis Chastelein datang ke Depok, beliau juga beli tanah di Depok. Ini juga menjadi bagian yang artinya bukan satu hal yang dimulai benar dari lahirnya kaoem Depok," ucap Supian.
Akan Perdalam Sejarah Kota Depok
Supian mengungkapkan, Pemerintah Kota Depok akan memperdalam kembali tentang sejarah dan literatur Depok. Namun, Pemerintah Kota Depok telah mengakui keberadaan lahirnya kaoem Depok dengan adanya Festival Heritage dan HUT ke-312 Kaoem Depok.
"Tetapi untuk lahirnya (Kota Depok) mungkin nanti kita akan dalami lagi, para sejarawan melihat lagi, karena kalau lihat sederhana tadi saya sampaikan, Cornelis Chastelein beli lahan di Depok, ini yang menjadi bahan diskusi kajian. Prinsipnya hari ini ulang tahun kaum Depok ke-312 sudah kita rayakan bersama," jelas Supian.
Sementara itu, Ketua Umum YLCC Revelino Jerincho Isakh mengapresiasi Pemerintah Kota Depok menggelar Festival Heritage dan HUT ke-312 Kaoem Depok. Kaoem Depok sangat antusias dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Depok pada perayaan HUT ke-312 Kaoem Depok.
"Sesepuh kita sudah menantikan dari pagi, berbicara sejarah kita harus dilestarikan," kata Revelino.
YLCC berusaha untuk memperkenalkan sejarah kaoem Depok kepada generasi muda, khususnya kaoem Depok dan masyarakat luas. YLCC ingin masyarakat Depok mengenal dan mengetahui sejarah kaoem Depok.
"Kami ingin kaoem Depok diketahui masyarakat Depok maupun dunia," tutur Revelino.
YLCC berusaha mengembangkan tentang sejarah kaoem Depok dan berusaha meningkatkan taraf hidup kaoem Depok. YLCC mengaku senang perayaan HUT ke-312 kaoem Depok dihadiri Pemerintah maupun Forkopimda Kota Depok dibandingkan pada perayaan tahun lalu.
"Secara kebersamaannya ini Pemerintah Kota Depok hadir bersama kami. Memang Pemerintah Kota Depok harus hadir ke seluruh kalangan masyarakat," pungkas Revelino.